Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Janggal, GAKY laporkan hakim Ester 'korupsi Persiba' ke Komisi Yudisial

Janggal, GAKY laporkan hakim Ester 'korupsi Persiba' ke Komisi Yudisial

Jogjakarta-KoPi| Kasus hukum korupsi Persiba Bantul telah usai, namun kasus tersebut menyisakan kejanggalan dalam penuntasannya. Menurut masyarakat yang tergabung Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta (GAKY), kejanggalan terjadi pada putusan dissenting opinion Hakim Ester.

Kejanggalan ini terungkap dari perbedaan isi hasil putusan sidang Tipikor Dahono dan Maryani yang diupload di direktori putusan Mahkamah Agung RI dengan isi rekaman putusan pengadilan milik GAKY.

Direktur Indonesian Court Monitoring, Tri Wahyu menjelaskan tiga hal kejanggalan yang dilakukan oleh Hakim Ester.

Pertama, isi putusan terdakwa Dahono perkara korupsi Pengadilan Tipikor No.5/Pid-Sus-TPK/2015/PN.Yyk halaman 583-584 memasukan SP3 IS dan EBN (yang dicuplik dari salah satu media cetak Jogja tanggal 5 Agustus 2015) dalam pertimbangan isi putusan padahal tidak ada dalam pembacaan putusan.

“Saat itu kami berdiskusi Gerakan Anti Korupsi Yogya, kayaknya dulu kami tidak dengar ya, ada SP3 IS jadi pertimbangan hukum, kami awalnya mencermati ini, karena bukan dari fakta hukum, tapi nylonong masuk dipertimbangan putusan Dahono,” kata Tri Wahyu saat konferensi pers di LBH Jogja Kamis tanggal 19 November 2015.

Kedua, isi putusan halaman 568 memasukan pernyataan Mendagri Tjahyo Kumolo padahal bukan fakta hukum dalam persidangan terdakwa Dahono dan dicuplik tanggal 11 Desember 2014 tanpa sumber yang jelas.

Ketiga, isi putusan halaman 581 memasukan perhitungan ‘keuntungan swasta 10%’ tanpa basis argumen yang jelas.

Atas temuan kejanggalan ini pihak GAKY akan melaporkan Hakim Ester ke Komisi Yudisial Yogykarta. Hakim Ester diduga telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim pada prinsip ke-8 dan ke-10, tentang disiplin dan bersikap profesional.

“Gerakan Anti Korupsi Jogja akan melaporkan hakim Ester, ya Jumat malam ini,” jelas Tri Wahyu. |Winda Efanur FS|

back to top