Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Janggal, GAKY laporkan hakim Ester 'korupsi Persiba' ke Komisi Yudisial

Janggal, GAKY laporkan hakim Ester 'korupsi Persiba' ke Komisi Yudisial

Jogjakarta-KoPi| Kasus hukum korupsi Persiba Bantul telah usai, namun kasus tersebut menyisakan kejanggalan dalam penuntasannya. Menurut masyarakat yang tergabung Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta (GAKY), kejanggalan terjadi pada putusan dissenting opinion Hakim Ester.

Kejanggalan ini terungkap dari perbedaan isi hasil putusan sidang Tipikor Dahono dan Maryani yang diupload di direktori putusan Mahkamah Agung RI dengan isi rekaman putusan pengadilan milik GAKY.

Direktur Indonesian Court Monitoring, Tri Wahyu menjelaskan tiga hal kejanggalan yang dilakukan oleh Hakim Ester.

Pertama, isi putusan terdakwa Dahono perkara korupsi Pengadilan Tipikor No.5/Pid-Sus-TPK/2015/PN.Yyk halaman 583-584 memasukan SP3 IS dan EBN (yang dicuplik dari salah satu media cetak Jogja tanggal 5 Agustus 2015) dalam pertimbangan isi putusan padahal tidak ada dalam pembacaan putusan.

“Saat itu kami berdiskusi Gerakan Anti Korupsi Yogya, kayaknya dulu kami tidak dengar ya, ada SP3 IS jadi pertimbangan hukum, kami awalnya mencermati ini, karena bukan dari fakta hukum, tapi nylonong masuk dipertimbangan putusan Dahono,” kata Tri Wahyu saat konferensi pers di LBH Jogja Kamis tanggal 19 November 2015.

Kedua, isi putusan halaman 568 memasukan pernyataan Mendagri Tjahyo Kumolo padahal bukan fakta hukum dalam persidangan terdakwa Dahono dan dicuplik tanggal 11 Desember 2014 tanpa sumber yang jelas.

Ketiga, isi putusan halaman 581 memasukan perhitungan ‘keuntungan swasta 10%’ tanpa basis argumen yang jelas.

Atas temuan kejanggalan ini pihak GAKY akan melaporkan Hakim Ester ke Komisi Yudisial Yogykarta. Hakim Ester diduga telah melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim pada prinsip ke-8 dan ke-10, tentang disiplin dan bersikap profesional.

“Gerakan Anti Korupsi Jogja akan melaporkan hakim Ester, ya Jumat malam ini,” jelas Tri Wahyu. |Winda Efanur FS|

back to top