Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Si “Janda putih” mati ditembak

Si “Janda putih” mati ditembak

Moscow-KoPi-Seorang terdakwa yang mempunyai julukan “Janda Putih” ditembak mati oleh penembak Rusia di Ukraina. Wanita berkebangsaan Inggris Samantha Lewthwaite, 30 tahun, telah ditembak mati, kantor berita Regnum di Moscow melaporkan.

Lewthwaite menikah dengan Germaine Lindsay, seorang pelaku bom bunuh diri yang menewaskan 26 penumpang di kereta bawah tanah London - dalam "7/7" serangan pada tanggal 7 Juli 2005.

Menurut cerita dia melarikan diri dari London pada tahun 2009. Lewthwaite dikaitkan dengan kelompok teror Islam yang melakukan pembantaian pusat perbelanjaan di Nairobi, Kenya, tahun lalu.

Laporan terbaru juga mengatakan bahwa dia juga memiliki keterkaitan dengan ISIS dan ia diduga melatih jihadis perempuan untuk menjadi pelaku bom bunuh diri di Suriah.

Tetapi Regnum mengatakan dia bergabung dengan tentara Ukraina untuk menjaga Rusia dari kemajuan barat.|news.com.au|Linatul Malihah|Regnum

 

back to top