Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Jamaah haji ‘mengkritik’ ISIS

Jamaah haji ‘mengkritik’ ISIS

Saudi-KoPi, Jamaah haji menolak kekejaman ISIS yang memproklamasikan dirinya sebagai negara Islam dan menyebut kelompok tersebut sebagai “virus” yang mengancam dunia.

“Islam itu tidak merusak seperti tindakan-tindakan ISIS,” jamaah dari Irak Alan Abdullah mengatakan, yang menggambar ISIS sebagai sebuah virus yang mengancam dunia.

“Militan ISIS melakukan terorisme, pemenggalan orang dan menyebabkan masalah,” jamaah Irak lainnya Shawkat Ahmed Qader mengatakan. “Islam itu jauh dari seperti dari apa yang mereka lakukan dan percayai.”

Jamaah dari Prancis Petra, yang sebelumnya adalah non-muslim, dan masuk islam, kemudian mengganti namanya menjadi Nour, mengatakan bahwa “Islam yang saya amalkan bukan islam yang fanatisme.”

“Saya kira ada sekarang ini ada sebuah keinginan untuk membuat orang-orang takut kepada Islam,” ujar Nour.

Saffiyah, seorang muslim Meksiko yang menceritakan bahwa dia masuk Islam setelah serangan al-Qaeda pada 11 september 2014, menyatakan bahwa “Islam membuat kita menjadi lebih baik… dan jihad bagi saya berarti berjuang dalam diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik.”


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top