Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jalan santai di alam bebas jauhkan depresi

Jalan santai di alam bebas jauhkan depresi
Inggris-KoPi- Jalan santai bersama teman, pacar, atau keluarga di alam bebas dapat menurunkan tingkat stres dan mengurangi risiko depresi, sebuah studi baru menunjukkan.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengalami peristiwa seperti penyakit serius, kehilangan pekerjaan, perceraian atau meninggalnya seseorang yang dicintai akan merasa lebih rileks setelah melakukan jalan santai di alam bebas.

Penelitian ini melibatkan hampir 2.000 peserta dari program jalan sehat di Inggris yang menyelenggarakan hampir 3.000 kelompok jalan santai setiap minggu.

"Kami mendengar dari para peserta mengatakan bahwa mereka merasa lebih baik setelah berjalan-jalan atau pergi ke luar, tetapi belum banyak studi menjelaskan seberapa besar peran jalan santai untuk mendukung kesimpulan bahwa perilaku ini benar-benar dapat meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi depresi ataupun stres," Dr. Sara Warber, seorang profesor kedokteran di University of Michigan Medical School mengatakan dalam sebuah rilis berita universitas. 

"Temuan kami menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti bergabung dengan kelompok dengan berjalan di alam bebas mungkin tidak hanya meningkatkan emosi positif seseorang sehari-hari tetapi juga dapat berkontribusi dalam pendekatan non-farmakologis untuk kondisi serius seperti depresi," jelas Sara Weber. 

Jalan santai dilingkungan alam setempat dapat memberikan kontribusi yang berpotensi penting untuk kesehatan masyarakat dan bermanfaat dalam membantu orang mengatasi stress.

Irfan Ridlowi

Sumber: news.health.com

 

back to top