Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap

Jadi kelinci percobaan UN online, siswa SMA Surabaya mengaku belum siap
Surabaya – KoPi | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mencanangkan terobosan dalam Ujian Nasional (UN). Tahun ini di beberapa sekolah UN akan dilakukan secara online. Beberapa sekolah di Surabaya menjadi sekolah pertama yang melakukan uji coba UN online. Surabaya dinilai memiliki infrastruktur yang siap untuk pelaksanaan UN online. Namun, siapkah siswa menghadapi ujian melalui dunia maya tersebut?

Ditemui KoPi, beberapa siswa di SMA yang menjadi tempat pelaksanaan uji coba UN online mengaku masih belum memiliki kesiapan mental. Mereka berpendapat bahwa kebijakan ini ini lebih mempersulit mereka.

“Tidak ada jaminan terhadap server. Jangan sampai ketika mengerjakan soal, malah servernya yang error. Itu yang aku takutkan. Lebih nyaman pakai kertas, bisa dijaga dengan benar,” ujar Tasya, salah satu siswi di SMAN 5 Surabaya. 

Pemberitahuan yang terkesan mendadak membuat pihak sekolah maupun siswa menjadi sedikit lebih khawatir. Siswa di SMAN 5 Surabaya mengaku baru mendapat pemberitahuan uji coba UN online ini pada bulan Februari lalu. Padahal selama ini mereka menjalani try out yang menggunakan sistem paper. Akibatnya, sekolah tidak memiliki waktu lama untuk melatih siswa mengerjakan ujian dengan sistem online. 

Beberapa siswa mengaku masih mengalami kesulitan terhadap pengerjaan soal. Apalagi satu minggu lagi UN untuk SMA akan segera berlangsung. Akibatnya beberapa siswa mengaku pasrah. “Siap tidak siap UN masih akan terus berjalan. Jadi disiap-siapkan,” ungkap Citra, yang juga salah satu siswi SMAN 5 Surabaya.

Kemdikbud mengatakan, kebijakan UN online ini dapat menghemat anggaran pelaksanaan UN. Anggaran UN yang mencapai ratusan miliyar rupiah dapat ditekan dengan kebijakan tersebut. Selain itu, UN online juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menanamkan kejujuran dan meminimalisir kecurangan.

Menurut Fitriyah selaku Kepala Bagian Kurikulum SMAN 9 Surabaya, sekolah sendiri juga kesulitan dalam sosialisasi UN online. Meski demikian, sekolahnya sudah berupaya mempersiapkan siswa semaksimal mungkin.

“Kesiapan sekolah tidak bisa dikatakan 100%, karena memang persiapan yang dilakukan baru berjalan 2 bulan sejak Februari lalu. Tapi saya yakin, pihak SMA 9 siap melaksanakan UN secara online tahun ini,” tuturnya. | Labibah

back to top