Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Jadi jalur mudik utama Pantura, Tol Cipali makan korban lagi

Jadi jalur mudik utama Pantura, Tol Cipali makan korban lagi
KoPi | Menghitung hari menuju hari raya, Tol yang digadang-gadang menjadi jalur utama mudik Pantura ini kembali memakan korban.

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 15.00 Senin (06/07) di kilometer 178 bermula saat sebuah minibus grand max nopol 1720 MF menabrak sebuah truck molen yang sedang parkir di bahu jalan. Mobil yang dikendarai dengan kecepatan tinggi tersebut bergerak menuju Cirebon dari Jakarta.

Korban sementara yang dikatakan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cirebon Rezky Satya Dewanto hingga kini jumlah masih belum valid. Rizky mengatakan jumlah sementara korban tewas saat ini berjumlah 6 orang.

Jalan Tol yang diresmikan sejak 13 Juni lalu tersebut terbentang sepanjang 116.75 kilomoter. Jalan tersebut menghubungkan daerah Cikopo sampai ke Palimanan dan memperpendek jarak tempuh sejauh 40 km.

Namun, penerangan yang terdapat didalamnya masih sangat minim. Juga rambu jalan disekitaran jalan tol belum dipasang oleh petugas.

Sebelumnya, pada (16/06) lalu sebuah truck ekspedisi nopol L-9821-F menabrak truck pengangkut pasir nopol B 9953 FYT. Akibatnya supir dan kernet truck ekspedisi tersebut tewas.

Tidak hanya disebabkan oleh human error, kecelakaan di tol Cipali kerap disebabkan oleh hewan liar. Babi hutan dan musang yang sebelumnya menjadikan tol tersebut sebagai habitat hidup mereka yang kemudian dimusnahkan oleh pembangunan jalan tol tersebut.

Pemudik harus menaikan tingkat kewaspadaan jika menjadikan tol Cipali sebagai jalan utama mudiknya. Sehingga hal tersebut dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di tol tersebut. | Labibah

back to top