Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jogjakarta-KoPi| BEM SI (seluruh Indonesia) akan menggelar aksi besar-besaran pada 21 Mei besok. Rangakaian aksi BEM SI menuntut pertanggung jawaban presiden Jokowi terkait kondisi nasional saat ini. Melalui aksi BEM SI meminta presiden Jokowi secara personal berdialog dengan mahasiswa.

Agenda besar BEM SI disambut baik oleh anggota BEM SI wilayah Jogja. Universitas yang tergabung dalam BEM SI seperti UGM, UNY, STMIK Amikom dan UMY mengaku positif bergabung aksi.

Menurut wakil presiden BEM UGM Ajad menekankan aksi tanggal 21 Mei besok tidak ada agenda penggulingan Presiden Jokowi. Fokus aksi menuntut dua hal yakni mengembalikan subsidi BBM dan pengembalian aset nasional dari Blok Mahakam dan Freeport.

“Tuntutan kita dua, cabut mekanisme pasar harga BBM, kedua kembalikan blok Mahakam dan Freeport. Ini permasalahan terdekat kita, blok Mahakam akan direnegoisasi inginnya ini kembali dipegang Indonesia, sebelumnya dipegang olah Jepang dan Prancis. Kita concern mengembalikan aset-aset kita”, kata Ajad.

Ajad menambahkan aksi besar-besaran BEM SI keniscayaan merespon kondisi nasional saat ini. Harapannya Preside Jokowi menerima mahasiswa. Sekalipun hasil aksi nanti kurang memuaskan, poin penting isu- isu tersampaikan kepada pemerintah.

Ketua BEM UNY, Harris Fadhillah mengiyakan sekitar 80 orang perwakilan dari Jogja akan berangkat sore ini. Aksi akan berlangsung sehari 21 Mei besok dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Aksi BEM SI optimis melibatkan sekitar 1000-2000 mahasiswa seluruh Indonesia. Aksi akan diwarnai orasi dari perwakilan BEM wilayah, dan aksi teatrikal mahasiswa. |Winda Efanur FS|

back to top