Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jadi aksi, BEM SI libatkan 2000 mahasiswa

Jogjakarta-KoPi| BEM SI (seluruh Indonesia) akan menggelar aksi besar-besaran pada 21 Mei besok. Rangakaian aksi BEM SI menuntut pertanggung jawaban presiden Jokowi terkait kondisi nasional saat ini. Melalui aksi BEM SI meminta presiden Jokowi secara personal berdialog dengan mahasiswa.

Agenda besar BEM SI disambut baik oleh anggota BEM SI wilayah Jogja. Universitas yang tergabung dalam BEM SI seperti UGM, UNY, STMIK Amikom dan UMY mengaku positif bergabung aksi.

Menurut wakil presiden BEM UGM Ajad menekankan aksi tanggal 21 Mei besok tidak ada agenda penggulingan Presiden Jokowi. Fokus aksi menuntut dua hal yakni mengembalikan subsidi BBM dan pengembalian aset nasional dari Blok Mahakam dan Freeport.

“Tuntutan kita dua, cabut mekanisme pasar harga BBM, kedua kembalikan blok Mahakam dan Freeport. Ini permasalahan terdekat kita, blok Mahakam akan direnegoisasi inginnya ini kembali dipegang Indonesia, sebelumnya dipegang olah Jepang dan Prancis. Kita concern mengembalikan aset-aset kita”, kata Ajad.

Ajad menambahkan aksi besar-besaran BEM SI keniscayaan merespon kondisi nasional saat ini. Harapannya Preside Jokowi menerima mahasiswa. Sekalipun hasil aksi nanti kurang memuaskan, poin penting isu- isu tersampaikan kepada pemerintah.

Ketua BEM UNY, Harris Fadhillah mengiyakan sekitar 80 orang perwakilan dari Jogja akan berangkat sore ini. Aksi akan berlangsung sehari 21 Mei besok dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Aksi BEM SI optimis melibatkan sekitar 1000-2000 mahasiswa seluruh Indonesia. Aksi akan diwarnai orasi dari perwakilan BEM wilayah, dan aksi teatrikal mahasiswa. |Winda Efanur FS|

back to top