Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Islam dihina di Twitter, Pakistan bertindak

Islam dihina di Twitter, Pakistan bertindak

Pakistan-KoPi, Situs Twitter telah meblokir kicauan-kicauan dan akun-akun warga Pakistan karena berisi kicauan yang berupa hujatan dan tidak beretika, sehingga Pemerintah Pakistan meminta agar menghentikannya.

Pakistan Telecommunication Authorithy (PTA) telah mengumpulkan kurang lebih 5 permohonan dari 5-14 mei yang meminta Twitter agar memblokir tweet dan akun pengguna twitter yang tidak beretika di Negara Republic Islam tersebut.

Ini merupakan tindakan pertama kalinya bagi Twitter untuk menyaring dan memblokir konten-konten khusus milik pengguna Twitter di Pakistan. Meskipun dulu pernah pemerintah menutup sistus tersebut.

Konten dari akun tersebut sebagian besar berupa akun yang menyebarkan anti-islam dan kompetisi menggambar karikatur Nabi Muhammad secara online yang diadakan tiap tahun, tapi 3 akun bintang porno AS juga termasuk dalam daftar pemblokiran.

97 persen populasi di Pakistan adalah orang Islam, sehingga mereka pasti sangat sensitif, apalagi karikatur Nabi Muhammad yang jelas dilarang dalam Islam dilombakan.

Pakistan pada Mei 2012 juga pernah memblokir Twitter dan Facebook untuk sementara karena ada kompetinsi yang jelas menistakan agama Islam tersebut.

Menurut situs Chiling Effects Clearinghouse, ini memang pertama kalinya Twitter menyaring dan meblokir konten-konten khusus dari penggunaTwitter di Pakistan.

Dalam permohonannya kepada Twitter, PTA juga memperlihatkan konten yang menunjukkan gambar al-Qur’an yang dirusak, dimana hal tersebut merupakan penghinaan terhadap Islam dan tidak punya etika, bahkan itu juga melanggar hokum Pidana di Pakistan.

Melihat fenomena di dunia maya tersebut, fenomena-fenomena serupa di Indonesia juga banyak, baik di Twitter atau di Facebook, misalnya ada group di facebook ada  yang bernama Anti NU, Anti Muhammadiyah, Anti Wahabi dan lain sebagainya.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top