Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Islam dihina di Twitter, Pakistan bertindak

Islam dihina di Twitter, Pakistan bertindak

Pakistan-KoPi, Situs Twitter telah meblokir kicauan-kicauan dan akun-akun warga Pakistan karena berisi kicauan yang berupa hujatan dan tidak beretika, sehingga Pemerintah Pakistan meminta agar menghentikannya.

Pakistan Telecommunication Authorithy (PTA) telah mengumpulkan kurang lebih 5 permohonan dari 5-14 mei yang meminta Twitter agar memblokir tweet dan akun pengguna twitter yang tidak beretika di Negara Republic Islam tersebut.

Ini merupakan tindakan pertama kalinya bagi Twitter untuk menyaring dan memblokir konten-konten khusus milik pengguna Twitter di Pakistan. Meskipun dulu pernah pemerintah menutup sistus tersebut.

Konten dari akun tersebut sebagian besar berupa akun yang menyebarkan anti-islam dan kompetisi menggambar karikatur Nabi Muhammad secara online yang diadakan tiap tahun, tapi 3 akun bintang porno AS juga termasuk dalam daftar pemblokiran.

97 persen populasi di Pakistan adalah orang Islam, sehingga mereka pasti sangat sensitif, apalagi karikatur Nabi Muhammad yang jelas dilarang dalam Islam dilombakan.

Pakistan pada Mei 2012 juga pernah memblokir Twitter dan Facebook untuk sementara karena ada kompetinsi yang jelas menistakan agama Islam tersebut.

Menurut situs Chiling Effects Clearinghouse, ini memang pertama kalinya Twitter menyaring dan meblokir konten-konten khusus dari penggunaTwitter di Pakistan.

Dalam permohonannya kepada Twitter, PTA juga memperlihatkan konten yang menunjukkan gambar al-Qur’an yang dirusak, dimana hal tersebut merupakan penghinaan terhadap Islam dan tidak punya etika, bahkan itu juga melanggar hokum Pidana di Pakistan.

Melihat fenomena di dunia maya tersebut, fenomena-fenomena serupa di Indonesia juga banyak, baik di Twitter atau di Facebook, misalnya ada group di facebook ada  yang bernama Anti NU, Anti Muhammadiyah, Anti Wahabi dan lain sebagainya.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top