Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

ISIS serang warga sipil di Hotel Corinthia

ISIS serang warga sipil di Hotel Corinthia

KoPi| Hotel Corinthia, Tripoli, Libya menjadi sasaran serangan anggota ISIS, Selasa 27 Januari 2015. Awalnya, bom mobil meledak di parkiran hotel. Pihak keamanan hotel langsung mngamankan para tamu saat beberapa pria bersenjata tiba-tiba masuk ke lobi dan memuntahkan peluru panas ke semua ruangan.

Mereka melemparkan beberapa granat kedalam hotel bintanf lima tersebut. Setidaknya sepuluh orang dilaporkan tewas dan belasan lainnya terluka.
Hotel Corinthia memang merupakan penginapan mewah dan favorit bagi pejabat Libya maupun diplomat asing.

Lima diantara korban adalah warga asing yang sedang menginap dihotel. Tiga warga Tajikistan, seorang warga Amerika Srikat bernama David Berry serta seorang warga Perancis. Lima diantara korban tewas lainnya adalah penduduk Libya.

Khadawi menyatakan para penyerang berusaha membunuh Omar al-Hassi, perdana mentri dari Tripoli yang ingin memisahkan diri dari Libya dan membentuk Negara sendiri.

ISIS di Libya mengaku menyerang sebagai pembalasan dendam atas kematian Al Qaeda Anas al-Liby. Mereka juga menyebutkan nama kedua tersangka penembakan di Hotel Corinthia yaitu Abu Ibraheem Al-Tunsi dan Abu Sulaiman Al-Sudani. |CNN|

back to top