Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

ISIS mengakuisisi sistem rudal yang mampu menembak jatuh maskapai penumpang

ISIS mengakuisisi sistem rudal yang mampu menembak jatuh maskapai penumpang

Suriah-KoPi- Intelijen Jerman yang kini telah didukung pasukan koalisi ketakutan setelah ISIS mengakuisisi pertahanan udara sistem rudal canggih yang mampu menembak jatuh maskapai penumpang. 

Awal bulan ini, pasukan AS dan Irak yang diduga ISIS telah memperoleh sistem pertahanan udara canggih dengan Strela termal anti-rudal pesawat militer. Senjata-senjata modern dan canggih itu diyakini telah dipasok ke pemberontak Suriah oleh Qatar. Kelompok mata-mata Jerman memberikan cuplikan rudal dari buatan Cina FN6 yang sebelumnya digunakan  ISIS untuk menjatuhkan sebuah helikopter Irak. 

AS telah memprotes keras tentang mempersenjatai pemberontak Suriah. Tapi Qatar yang tengah berada di bawah tekanan kuat dari Sekutu Barat selama berbulan-bulan tetap mendukung finansial ISIS dengan memasok persenjataan para pemberontak. 

Perdana Menteri Inggris, David Cameron akan mendiskusikan berita tentang pemasokan senjata yang dilakukan Qatar untuk ISIS ketika bertemu dengan Emir Qatar Sheik Tamim bin Hamad al-Thani yang akan mengunjungi London pekan ini. 

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top