Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

ISIS Kejam!! ISIS Biadab!!

ISIS Kejam!! ISIS Biadab!!

Suriah-KoPi- ISIS melakukan pemenggalan dan rajam terhadap pria, wanita, dan anak-anak di Suriah. Tubuh mereka dibiarkan saja tergeletak di alun-alun kota dengan keadaan disalib, menjadi tontonan publik setempat. ISIS juga terlibat dalam pemerkosaan dan penyiksaan yang terjadi baru-baru ini, menurut laporan terbaru PBB yang dirilis pada hari Jumat.

Laporan yang berjudul "Aturan Teror: Hidup di bawah ISIS di Suriah" mengumpulkan informasi dari 300 koresponden yang terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak yang melarikan diri atau yang tinggal di daerah kekuasaan SIS.

"ISIS telah memenggal, menembak, dan melempari batu kepada siapa saja: pria, wanita, dan anak-anak di ruang publik di kota-kota dan desa-desa timur laut Suriah," menurut sebuah pernyataan yang ditulis oleh Komisi Independen Penyelidikan International di Suriah.

Untuk memerangi kekejaman, panel merekomendasikan untuk memotong pasokan  senjata ISIS dan memberikan dukungan psikososial kepada anak-anak yang berhubungan dengan kelompok-kelompok bersenjata serta memberikan pelayanan medis khusus untuk mendukung korban kekerasan seksual.

Salah satu saksi pembunuhan seorang anak 16 tahun di Al-Ashara mengatakan tubuh anak itu digantung di kayu salib di alun-alun menjadi bahan tontonan publik. ISIS segera menyingkirkan siapa saja yang menentang kekuasaannya tanpa pandang bulu. Menurut panel PBB, ISIS menginformasikan penduduk waktu dan tempat pembunuhan dan mendesak mereka untuk hadir.

"Setelah pembunuhan, mayat di pertontonkan publik dengan keadaan dipaku atau diikat di kayu salib selama tiga hari yang bertujuan sebagai peringatan bagi warga setempat," seorang saksi mata mengatakan. |foxnews.com|Irfan Ridlowi|

 

back to top