Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

ISIS kejam! Ibu ini dipaksa makan daging anaknya

KoPi|Sungguh benar-benar kejam kelompok militan ISIS. Seorang ibu menjenguk anaknya yang diculik ISIS dipaksa memakan daging anaknya sendiri.

Menurut penjaga keamanan dari Keighley, Inggris, Yasir Abdulla menceritakan betapa sedihnya wanita Kurdi tua yang berupaya mencari anaknya. ISIS menangkap anaknya lalu dibawa ke Mosul, Irak. 

Dia bertekad mendatangi markas ISIS untuk menemukan anaknya. Hingga dia bertemu dengan pria militan ISIS yang menyuruhnya duduk setelah melakukan perjalanan jauh. Pria itu menyuguhkan makanan sebelum bertemu anaknya. Mereka membawa secangkir teh, daging, nasi dan sup.

Setelah sang ibu selesai menyantap makanan itu, kemudian dia meminta untuk melihat anaknya kembali. Namun, para militan malah tertawa dan berkata, “Anda baru saja memakannya”, ujar militan ISIS.

Namun Abdullah tidak menceritakan bagaimana dia mendapatkan cerita itu. Apakah dari ibu tua tersebut atau dari sumber lain. Sehingga ini hanya menjadi isu semata. Beberapa kalangan bahkan menilai cerita ini belum tentu asli.

Abdullah mengecam aksi sadis ISIS. Dia menyuarakan untuk memerangi ISIS. Selama ini ISIS selalu meneror dan mengancam penduduk setempat. Bahkan ISIS mengancam akan mengubur mereka hidup-hidup jika tidak menyerahkan diri.

Dia juga menceritakan bagaimana kelompok teror membunuh tahanan mereka, dengan melemparkannya ke api unggun. Abdulla juga melihat sepupunya tewas dalam serangan ISIS. |dailymail.co.uk|MNC|

 

back to top