Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Iran haramkan dua model tata rambut ini

Iran haramkan dua model tata rambut ini

Iran-KoPi| Iran mengharamkan model tata rambut spiky dan bentuk tata rambut yang tidak lazim karena gaya tersebut dinilai melambangkan perilaku homoseksual dan mengagungkan iblis. Selain itu, bertato dan membuat hiasan tubuh juga diharamkan bagi kaum perempuan.

Tata rambut yang membentuk pola bergerigi (jagged) telah menjadi tren pilihan yang diminati para kawula muda di Iran selama beberapa tahun belakangan. Namun, tata rambut tersebut mengundang perdebatan dan dianggap sebagai gaya barat yang tidak islami, menurut pemerintah setempat.

"Tata rambut yang melambangkan perilaku mengagungkan iblis kini sudah dilarang," ujar Mostava Govahi, kepala Ikatan Salon Pria Iran, seperti dikutip dalam agensi berita ISNA.

"Salon yang masih menawarkan tatanan rambut tersebut akan mendapat sanksi yakni pencabutan lisensi pengoperasionalan salon," paparnya sembari menegaskan bahwa model salon tersebut 'menyalahi sistem peraturan Islam'.

Tambahan pula, memakai tato, melakukan perawatan dengan sinar matahari, mencabut alis serta tren lain yang tengah digandrungi remaja putri di Iran, juga dilarang.| News.com.au | Ana Puspita

back to top