Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Internet dapat berefek buruk pada kesehatan mental anak

Internet dapat berefek buruk pada kesehatan mental anak

Inggris-KoPi, Anak-anak yang menghabiskan banyak waktunya untuk menggunakan komputer dapat beresiko mengalami masalah kesehatan mental seperti rasa kesendirian, depresi dan cemas, papar penasehat kesehatan.

“Anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, menonton TV dan bermain video games, cenderung mengalami tekanan emosional, kecemasan dan depresi yang lebih tinggi,” laporan menyebutkan.


Dalam sebuah penelitian, Public Health England, menggambarkan hubungan yang amat jelas antara penggunaan internet dan situs jejaring sosial yang berlebihan dengan merendahnya rasa harga diri.


Mereka yang menghabiskan waktu lebih dari empat jam sehari di depan komputer mudah terserang penyakit kejiwaan, sebuah laporan menyebutkan di Daily Mail.


Penemuan ini lalu memicu perdebatan mengenai resiko kesehatan dari situs jejaring sosial dan perusahaan permainan komputer seperti Facebook yang dianggap gagal memiliki sistem pemeriksaan umur yang efektif untuk pengguna barunya.


Sebenarnya, seorang pengguna harus sudah berumur minimal 13 tahun untuk dapat menggunakan akun Facebook. Namun, pada kenyataannya, ada banyak anak-anak dibawah umur tersebut yang sudah memiliki akun jejaring sosial ini.


Penelitian ini sudah melalui seleksi dari pengurus kesehatan masyarakat yang mengadakan penyelidikan mengenai kesehatan mental anak di Inggris.


(Ana Puspita)
Sumber: The independent

back to top