Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Internet dapat berefek buruk pada kesehatan mental anak

Internet dapat berefek buruk pada kesehatan mental anak

Inggris-KoPi, Anak-anak yang menghabiskan banyak waktunya untuk menggunakan komputer dapat beresiko mengalami masalah kesehatan mental seperti rasa kesendirian, depresi dan cemas, papar penasehat kesehatan.

“Anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu di depan komputer, menonton TV dan bermain video games, cenderung mengalami tekanan emosional, kecemasan dan depresi yang lebih tinggi,” laporan menyebutkan.


Dalam sebuah penelitian, Public Health England, menggambarkan hubungan yang amat jelas antara penggunaan internet dan situs jejaring sosial yang berlebihan dengan merendahnya rasa harga diri.


Mereka yang menghabiskan waktu lebih dari empat jam sehari di depan komputer mudah terserang penyakit kejiwaan, sebuah laporan menyebutkan di Daily Mail.


Penemuan ini lalu memicu perdebatan mengenai resiko kesehatan dari situs jejaring sosial dan perusahaan permainan komputer seperti Facebook yang dianggap gagal memiliki sistem pemeriksaan umur yang efektif untuk pengguna barunya.


Sebenarnya, seorang pengguna harus sudah berumur minimal 13 tahun untuk dapat menggunakan akun Facebook. Namun, pada kenyataannya, ada banyak anak-anak dibawah umur tersebut yang sudah memiliki akun jejaring sosial ini.


Penelitian ini sudah melalui seleksi dari pengurus kesehatan masyarakat yang mengadakan penyelidikan mengenai kesehatan mental anak di Inggris.


(Ana Puspita)
Sumber: The independent

back to top