Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Inilah penyebab pembakaran masjid di Tolikara Papua

Inilah penyebab pembakaran masjid di Tolikara Papua

Tolikora-KoPi | Umat Muslim Tolikara, Papua, hari ini harus merasakan aksi kekerasan dan penistaan agama oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan agama Kristen. Satu masjid dibakar pada saat umat Islam Tolikara sedang shalat Ied rakaat pertama.

Ketika imam shalat Ied sedang takbir pertama tiba-tiba masjid dan beberapa rumah yang berjarak sekitar lima puluh meter dari lapangan tempat shalat Ied dibakar. Lalu secara beringas melempar para jamaah shalat. Sontak warga muslim yang sedang ibadah ketakutan dan berlari ke kodim Tolikara.

Berbagai media massa mengutip keterangan Jusuf Kalla (JK) yang menyebutkan bahwa pembakaran tersebut merupakan imbas dari speaker masjid yang sering dipakai untuk pengeras suara. Akan tetapi seorang tokoh muslim di sana membantah melalui akun twitter @NasutionMukri. Bantahan tersebut dimention ke akun twitter JK.

“Klo mslh speaker slm ini ummat Islam mematuhi itu, di Yahukimo jg larangan pake speaker dihormati kok. Ini bukan msl speaker Pak JK.”

Masyarakat menduga surat edaran dari GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) bernomor 90/SP/OIDI-WT/VII/2015 adalah penyebab gerakan pembakaran tersebut. Surat edaran berisi tiga hal, yaitu larangan perayaan Idul Fitri di Tolikara, boleh merayakan tapi di luar Tolikora, dan pelarangan penggunaan ‘yilbab’. |AG

back to top