Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Inilah penyebab pembakaran masjid di Tolikara Papua

Inilah penyebab pembakaran masjid di Tolikara Papua

Tolikora-KoPi | Umat Muslim Tolikara, Papua, hari ini harus merasakan aksi kekerasan dan penistaan agama oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan agama Kristen. Satu masjid dibakar pada saat umat Islam Tolikara sedang shalat Ied rakaat pertama.

Ketika imam shalat Ied sedang takbir pertama tiba-tiba masjid dan beberapa rumah yang berjarak sekitar lima puluh meter dari lapangan tempat shalat Ied dibakar. Lalu secara beringas melempar para jamaah shalat. Sontak warga muslim yang sedang ibadah ketakutan dan berlari ke kodim Tolikara.

Berbagai media massa mengutip keterangan Jusuf Kalla (JK) yang menyebutkan bahwa pembakaran tersebut merupakan imbas dari speaker masjid yang sering dipakai untuk pengeras suara. Akan tetapi seorang tokoh muslim di sana membantah melalui akun twitter @NasutionMukri. Bantahan tersebut dimention ke akun twitter JK.

“Klo mslh speaker slm ini ummat Islam mematuhi itu, di Yahukimo jg larangan pake speaker dihormati kok. Ini bukan msl speaker Pak JK.”

Masyarakat menduga surat edaran dari GIDI (Gereja Injili Di Indonesia) bernomor 90/SP/OIDI-WT/VII/2015 adalah penyebab gerakan pembakaran tersebut. Surat edaran berisi tiga hal, yaitu larangan perayaan Idul Fitri di Tolikara, boleh merayakan tapi di luar Tolikora, dan pelarangan penggunaan ‘yilbab’. |AG

back to top