Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Inilah hasil penyalinan black box AirAsia QZ 8501

Inilah hasil penyalinan black box AirAsia QZ 8501
KoPI| Tim investigasi kecelakaan AirAsia QZ 8501 berhasil melakukan penyalinan data dari black box pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut.

Tata Kurniadi selaku Ketua Komita Nasional Keselamatan Transportasi menyatakan proses penyalinan data dalam bentuk rekaman tersebut berjalan lancar.

Sebelumnya dikuatirkan setelah lebih dari 10 hari data dalam black box akan kesulitan disalin atau diunduh.

"Data CVR (Cockpit Voice Recorder, red.) dan FDR (Flight Data Recorder, red) sudah selesai didownload. Saat ini proses analisa sedang berlanjut," jelasnya di kantor KNKT Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis.

Melalui data black box QZ 8501 diketahui CVR selama 2 jam 4 menit dan FDR selama 174 jam sebelumnya. Keseluruhan rekaman dalam CVR terbagi menjadi rekaman di mic pilot, co-pilot, awak kabin dan rekaman kabin kokpit.

Hasil penyalinan akan segera dianalisis dan dilaporkan resmi kepada Basarnas. Sebagaimana ketiketahi Pesawat AirAsia QZ 8501 tujuan Singapura dari Surabaya mengalami kecelakaan pada 24 Desember 2014 lalu setelah terbang selama 46 menit. | E. Hermawan

 

Baca juga:

Inikah jantung kita...Indonesia?

TERPOPULER

 

back to top