Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Inikah wajah Kristus muda ?

Inikah wajah Kristus muda ?
Italia -KoPi| Penasaran bagaimana wajah Yesus Kristus ketika masih muda? Polisi Italia dengan cerdik merekonstruksi wajah tokoh panutan ini. Detektif  Italia menggunakan teknik komputer forensik yang telah membantu mereka menangkap bos mafia untuk menghasilkan gambar wajah Kristus muda.

Pertama, mereka menciptakan pas foto dari wajah yang ada di Kain Kafan Turin, yang diyakini banyak orang sebagai Yesus. Mereka kemudian menggunakan program komputer untuk membalikkan proses penuaan dengan mengurangi ukuran rahang, pelangsing wajah dan melembutkan mata.

Sebelumnya polisi Italia menggunakan teknik digital yang sama untuk membuat foto dari bos mafia yang wajahnya belum pernah terlihat selama bertahun-tahun, namun dengan teknik yang berlawanan.

Citra Yesus muda itu diciptakan bertepatan dengan pameran terbaru Kain Kafan Turin di Katedral Turin. Citra tersebut diharapkan dapat menarik jutaan pengunjung, termasuk Paus Fransiskus.

Selama ini ada perdebatan sengit atas keaslian Kain Kafan Turin, yang bergambar wajah seorang pria yang telah disalib.


Pada tahun 1998, uji karbon pada kain kafan tersebut menunjukkan kain itu berasal dari abad ke-13. Temuan itu menjadi sokongan bagi mereka yang berpendapat kain tersebut hasil pemalsuan.

Tetapi terlepas dari perdebatan itu upaya polisi Italia ini patut diapresiasi. Selama ini Kain Kafan Turin masih menyimpan misteri karena sampai sekarang peneliti belum mampu memperkirakan bagaimana gambar itu dibuat. Gereja Katolik sendiri tidak pernah secara resmi menyebutkan tubuh Kristus dibungkus kain kafan atau ada mukjizat dalam penciptaan gambar itu.

"Ini bukan pengakuan iman Katolik karena bukan merupakan obyek iman, maupun pengabdian, tetapi dapat membantu memperkuat iman," kata Uskup Agung Turin Cesare Nosiglia.

Selama masa stagnasi ekonomi di Italia, pemerintah Turin mengandalkan pameran Kain Kafan Turin di katedral kota untuk mendorong ekonomi lokal. Terakhir kali kain kafan itu dipamerkan pada publik pada tahun 2010 lalu, lebih dari dua juta orang datang untuk memberi penghormatan.

Paus Fransiskus memutuskan pameran terbaru akan diadakan untuk menandai ulang tahun ke-200 St John Bosco, seorang biarawan abad ke-19 yang mengabdikan hidupnya untuk pendidikan anak-anak miskin di Turin. Paus Fransiskus yang keluarganya berasal dari wilayah tersebut akan mengunjungi pameran itu pada 20-21 Juni. Kain kafan itu akan dipamerkan selama 12 jam sehari 7:30-07:30, tanpa biaya masuk. | dailymail.co.uk| Winda Efanur FS|

back to top