Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Inikah wajah Kristus muda ?

Inikah wajah Kristus muda ?
Italia -KoPi| Penasaran bagaimana wajah Yesus Kristus ketika masih muda? Polisi Italia dengan cerdik merekonstruksi wajah tokoh panutan ini. Detektif  Italia menggunakan teknik komputer forensik yang telah membantu mereka menangkap bos mafia untuk menghasilkan gambar wajah Kristus muda.

Pertama, mereka menciptakan pas foto dari wajah yang ada di Kain Kafan Turin, yang diyakini banyak orang sebagai Yesus. Mereka kemudian menggunakan program komputer untuk membalikkan proses penuaan dengan mengurangi ukuran rahang, pelangsing wajah dan melembutkan mata.

Sebelumnya polisi Italia menggunakan teknik digital yang sama untuk membuat foto dari bos mafia yang wajahnya belum pernah terlihat selama bertahun-tahun, namun dengan teknik yang berlawanan.

Citra Yesus muda itu diciptakan bertepatan dengan pameran terbaru Kain Kafan Turin di Katedral Turin. Citra tersebut diharapkan dapat menarik jutaan pengunjung, termasuk Paus Fransiskus.

Selama ini ada perdebatan sengit atas keaslian Kain Kafan Turin, yang bergambar wajah seorang pria yang telah disalib.


Pada tahun 1998, uji karbon pada kain kafan tersebut menunjukkan kain itu berasal dari abad ke-13. Temuan itu menjadi sokongan bagi mereka yang berpendapat kain tersebut hasil pemalsuan.

Tetapi terlepas dari perdebatan itu upaya polisi Italia ini patut diapresiasi. Selama ini Kain Kafan Turin masih menyimpan misteri karena sampai sekarang peneliti belum mampu memperkirakan bagaimana gambar itu dibuat. Gereja Katolik sendiri tidak pernah secara resmi menyebutkan tubuh Kristus dibungkus kain kafan atau ada mukjizat dalam penciptaan gambar itu.

"Ini bukan pengakuan iman Katolik karena bukan merupakan obyek iman, maupun pengabdian, tetapi dapat membantu memperkuat iman," kata Uskup Agung Turin Cesare Nosiglia.

Selama masa stagnasi ekonomi di Italia, pemerintah Turin mengandalkan pameran Kain Kafan Turin di katedral kota untuk mendorong ekonomi lokal. Terakhir kali kain kafan itu dipamerkan pada publik pada tahun 2010 lalu, lebih dari dua juta orang datang untuk memberi penghormatan.

Paus Fransiskus memutuskan pameran terbaru akan diadakan untuk menandai ulang tahun ke-200 St John Bosco, seorang biarawan abad ke-19 yang mengabdikan hidupnya untuk pendidikan anak-anak miskin di Turin. Paus Fransiskus yang keluarganya berasal dari wilayah tersebut akan mengunjungi pameran itu pada 20-21 Juni. Kain kafan itu akan dipamerkan selama 12 jam sehari 7:30-07:30, tanpa biaya masuk. | dailymail.co.uk| Winda Efanur FS|

back to top