Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

"Ini susuku, mana susumu"

"Ini susuku, mana susumu"

Pejabat negara seperti Gubernur Aher dan Menteri Puan, membawa dan 'mempromokan' susu kotak bersama anak-anak di satu daerah Jawa Barat. Kalau kita perhatikan foto di atas, sepertinya Gubernur Aher dan Menteri Puan berkata pada kita “Ini susuku, mana susumu!” Kalau ditanya demikian, apa jawab sampean? Nah ini jawaban versi JNC untuk dua insan mulia tersebut.

Indonesia butuh sumberdaya manusia (SDM) yang sehat, agar bisa belajar, lalu jadi cerdas pintar, dan kemudian mampu membangun kejayaan bangsa. Caranya sehat? Minumlah susu. Nah, versi Gubernur Aher dan Menteri Puan, susu dalam kotak adalah caranya. Logika dalam foto itu ialah minum susu dalam kotak maka bisa sepintar Aher dan Puan. Namun benarkah demikian, bahwa susu kotak membuat pintar? Simak selengkapnya di analisis JNC: "Ini susuku, mana susumu".

back to top