Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Ini bukti perempuan cantik bisa mendapat segalanya

Ini bukti perempuan cantik bisa mendapat segalanya
KoPi | Pernah merasa kalau orang-orang berwajah rupawan lebih mudah mendapatkan segala hal? Ternyata hal itu bukan mitos belaka. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang dengan wajah cantik atau tampan memang lebih sering mendapat keistimewaan.
 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh psikolog China menemukan fakta bahwa pria cenderung lebih mudah menerima penawaran yang tak adil dari wanita cantik. Kok bisa?

Ternyata kecantikan perempuan melambatkan reaksi otak terhadap sesuatu adil dan tidak adil. Akibatnya, pertimbangan pria lebih mudah kabur jika berhadapan dengan perempuan cantik.

Dalam penelitian tersebut, 21 mahasiswa di sebuah universitas di China diminta melihat 300 foto wajah perempuan China. Setengahnya dinilai berwajah menarik, setengahnya dinilai tidak. Lalu para subyek penelitian diminta memainkan permainan komputer bersama beberapa wanita dalam foto tersebut.

Dalam permainan tersebut, para subyek dapat melihat wajah para perempuan dan diminta memutuskan apakah menerima permintaan untuk membagi uang dengan mereka atau tidak. Para peneliti mengukur gelombang otak dan kecepatan reaksi mereka.

Hasilnya? Para subyek lebih mudah menerima tawaran yang tidak adil ketika yang meminta adalah wanita yang cantik. Ketika yang meminta adalah perempuan yang tidak menarik, para subyek merespon tawaran adil lebih cepat dan merespon tawaran tak adil lebih lambat.

"Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya, orang bersikap lebih ramah pada orang yang memiliki penampilan menarik," ungkap ANthony Little, psikolog asal University of Stirling. Ia tidak terlibat dalam penelitian tersebut, tapi ia telah lama mempelajari hubungan antara persepsi visual dengan ketertarikan.

"Penelitian ini menunjukkan orang lebih mudah memaafkan orang berwajah cantik ketika mereka berlaku 'curang'," sambung Little. | Huffington Post

back to top