Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ini bukti perempuan cantik bisa mendapat segalanya

Ini bukti perempuan cantik bisa mendapat segalanya
KoPi | Pernah merasa kalau orang-orang berwajah rupawan lebih mudah mendapatkan segala hal? Ternyata hal itu bukan mitos belaka. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang dengan wajah cantik atau tampan memang lebih sering mendapat keistimewaan.
 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh psikolog China menemukan fakta bahwa pria cenderung lebih mudah menerima penawaran yang tak adil dari wanita cantik. Kok bisa?

Ternyata kecantikan perempuan melambatkan reaksi otak terhadap sesuatu adil dan tidak adil. Akibatnya, pertimbangan pria lebih mudah kabur jika berhadapan dengan perempuan cantik.

Dalam penelitian tersebut, 21 mahasiswa di sebuah universitas di China diminta melihat 300 foto wajah perempuan China. Setengahnya dinilai berwajah menarik, setengahnya dinilai tidak. Lalu para subyek penelitian diminta memainkan permainan komputer bersama beberapa wanita dalam foto tersebut.

Dalam permainan tersebut, para subyek dapat melihat wajah para perempuan dan diminta memutuskan apakah menerima permintaan untuk membagi uang dengan mereka atau tidak. Para peneliti mengukur gelombang otak dan kecepatan reaksi mereka.

Hasilnya? Para subyek lebih mudah menerima tawaran yang tidak adil ketika yang meminta adalah wanita yang cantik. Ketika yang meminta adalah perempuan yang tidak menarik, para subyek merespon tawaran adil lebih cepat dan merespon tawaran tak adil lebih lambat.

"Hasil penelitian tersebut sejalan dengan penelitian sebelumnya, orang bersikap lebih ramah pada orang yang memiliki penampilan menarik," ungkap ANthony Little, psikolog asal University of Stirling. Ia tidak terlibat dalam penelitian tersebut, tapi ia telah lama mempelajari hubungan antara persepsi visual dengan ketertarikan.

"Penelitian ini menunjukkan orang lebih mudah memaafkan orang berwajah cantik ketika mereka berlaku 'curang'," sambung Little. | Huffington Post

back to top