Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Industri perhiasan emas Jawa Timur naik pesat

Industri perhiasan emas Jawa Timur naik pesat
Surabaya - KoPi | Ekspor emas perhiasan permata Jawa Timur selama kurun waktu 2012 sampai dengan semester pertama 2015 naik 1000 persen. Data tersebut menunjukan kerajinan emas perhiasan permata Jawa Timur saat ini merajai pasar dunia.
 

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa timur Soekarwo saat membuka 20 Tahun Surabaya Jewellery Fair di Grand Ballroom Sangri-La Hotel Surabaya, Kamis (22/10). Menurutnya, dari hari ke hari industri kerajinan emas perhiasan permata Jawa Timur terus-menerus meningkat cukup signifikan dan menyumbang 30 persen dari industri perhiasan Nasional.

Soekarwo menyebutkan, jika berkunjung ke New York, Washington dan negara-negara Timur Tengah pasti banyak menemukan hasil industri perhiasan Jawa Timur. Sentra produksi perhiasan Jawa Timur antara lain Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pasuruan, Lamongan, Lumajang, Jombang, Mojokerto, Malang, Gresik dan Pacitan. Kota-ktoa tersebut memiliki tenaga kerja terampil sejumlah 17.600-21.000 orang. 

"Jujur saja kualitas emas perhiasan dari Jawa Timur tidak perlu diragukan lagi ditanggung bagus dan asli," ujar Soekarwo. Ia juga berpesan kepada pengrajin emas perhiasan permata Jawa Timur agar tidak  melakukan penipuan. "Kalau bagus katakan bagus atau sebaliknya, jangan sampai berbohong," tambahnya. 

Seokarwo berjanji akan membantu meningkatkan industri perhiasan emas melalaui Dinas Perdagangan (Disperindag). Salah satunya lewat bantuan mesin-mesin teknologi industri, mendatarkan hasil karya kerajinan perhiasan di Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), dan menyiapkan standar internasional. 

“Ini dilakukan jika industri kerajinan perhiasan go internasional sudah ada standarnya’” kata Soekarwo.

back to top