Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Industri hilir Indonesia masih lemah

Industri hilir Indonesia masih lemah

Jogjakarta-KoPi| Menteri Perindustrian, Saleh Husin mengatakan perkembangan industri hilir Indonesia masih memiliki kelemahan dibandingkan dengan industri hulu.
Meski begitu pertumbuhan industri Indonesia lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi 4,73 %, pertumbuhan industri masih tumbuh 5,21%. Pertumbuhan industri, cukup besar 20 % daripada pertumbuhan ekonomi,” kata Saleh Husin saat konferensi pers di Royal Ambarukmo tentang koordinasi pemerintah daerah dan kementrian tanggal 13 November 2014.

Ke depan Saleh optimis jika nanti hasil koordinasi bernilai positif akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lebih baik lagi. Kendala-kendala lapangan terkait pertumbuhan ekonomi akan teratasi.

“Permasalahan ini bisa teratasi, bisa memajukan industri. Kita masih menghadapi masalah energi, gas elpiji yang mahal, dan infrastrukur,” tambah Saleh.

Saleh memandang salah satu upaya untuk mengatasi kendala di bidang perindustrian melalui jalan investasi dan pengembangan teknologi industri. Pengembangan tekonologi saat ini masih memusat di industri besar. Selain itu pemanfaatannya pun terbatas pada kemampuan sumber daya manusianya. |Winda Efanur FS|

back to top