Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

TNI AU: Indonesia akan membuat roket

TNI AU: Indonesia akan membuat roket

Sleman – KoPi, gelaran Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia  (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) yang akan diselenggarakan pada 12-14 Juni 2014 mendatang, bagi Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU), Marsekal Muda Tabri Santoso, S.IP sebagai sebuah terobosan teknologi dalam dunia kedirgantaraan Indonesia.

“Sebab saat ini Indonesia kebanyakan mengandalkan negara lain dalam memenuhi kebutuhan teknologi roket. Terlebih, roket sangat penting bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sehingga melalui komurindo dan kombat ke depan dapat melahirkan ahli-ahli roket tanah air,” kata Marsekal Muda Tabri Santoso, S.IP, hari ini.

Ia menyebutkan, saat ini sudah banyak mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia yang telah mampu membuat mobil. Ia menandaskan, perkembangan positif tersebut juga harus bisa diikuti oleh perkembangan teknologi roket oleh mahasiswa-mahasiswa di tanah air. "Ini terobosan bagus sehingga nanti mahasiswa kita bisa membuat roket agar kita tidak mengandalkan yang dari luar saja," kata Tabri di depan panitia komurindo di Kesatrian AAU Yogyakarta.

Alumnus HI UMY angkatan 1997 mengaku gembira mendengar jumlah peserta yang akan berlaga di event berskala nasional itu. Menurutnya, hal itu merupakan indikator bahwa mahasiswa Indonesia mulai cinta pada dunia kedirgantraan. Tabri juga memuji persiapan yang telah dilakukan pihak panitia dalam ajang itu, yang akan menggunakan wilayah udara, yang berkaitan dengan keamanan jalur penerbangan.

Reporter: Affan Safani Adham

back to top