Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

TNI AU: Indonesia akan membuat roket

TNI AU: Indonesia akan membuat roket

Sleman – KoPi, gelaran Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia  (Komurindo) dan Kompetisi Muatan Balon Atmosfer (Kombat) yang akan diselenggarakan pada 12-14 Juni 2014 mendatang, bagi Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU), Marsekal Muda Tabri Santoso, S.IP sebagai sebuah terobosan teknologi dalam dunia kedirgantaraan Indonesia.

“Sebab saat ini Indonesia kebanyakan mengandalkan negara lain dalam memenuhi kebutuhan teknologi roket. Terlebih, roket sangat penting bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) sehingga melalui komurindo dan kombat ke depan dapat melahirkan ahli-ahli roket tanah air,” kata Marsekal Muda Tabri Santoso, S.IP, hari ini.

Ia menyebutkan, saat ini sudah banyak mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia yang telah mampu membuat mobil. Ia menandaskan, perkembangan positif tersebut juga harus bisa diikuti oleh perkembangan teknologi roket oleh mahasiswa-mahasiswa di tanah air. "Ini terobosan bagus sehingga nanti mahasiswa kita bisa membuat roket agar kita tidak mengandalkan yang dari luar saja," kata Tabri di depan panitia komurindo di Kesatrian AAU Yogyakarta.

Alumnus HI UMY angkatan 1997 mengaku gembira mendengar jumlah peserta yang akan berlaga di event berskala nasional itu. Menurutnya, hal itu merupakan indikator bahwa mahasiswa Indonesia mulai cinta pada dunia kedirgantraan. Tabri juga memuji persiapan yang telah dilakukan pihak panitia dalam ajang itu, yang akan menggunakan wilayah udara, yang berkaitan dengan keamanan jalur penerbangan.

Reporter: Affan Safani Adham

back to top