Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Indonesia 5 tahun ke depan

Indonesia 5 tahun ke depan

Surabaya-KoPi. Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, hari ini (13/3/14) menyelenggarakan workshop dengan tema Indonesia 5 Tahun Ke Depan: Pemikiran Tokoh Nasional. Acara ini bagian dari kerjasama dengan Bappenas untuk meformulasi rancangan teknokratik pembangunan.

Workshop dihadiri oleh dosen-dosen Unair dari berbagai disiplin ilmu dan unsur pemerintahan daerah Provinsi Jawa Timur. Narasumber adalah mantan ketua MK, Prof. Dr. Mahfud MD, SH., M.Si. Selain itu ada Dr Aviliani peneliti ekonomi dari Indef.

 

Menurut Wakil Rektor III Unair, Prof. Soetjipto, workshop Indonesia 5 Tahun ke Depan diharapkan memberi kontribusi penting pada pembangunan Indonesia.

 

Reporter: Nora A.

 

back to top