Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Indonesia 5 tahun ke depan

Indonesia 5 tahun ke depan

Surabaya-KoPi. Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, hari ini (13/3/14) menyelenggarakan workshop dengan tema Indonesia 5 Tahun Ke Depan: Pemikiran Tokoh Nasional. Acara ini bagian dari kerjasama dengan Bappenas untuk meformulasi rancangan teknokratik pembangunan.

Workshop dihadiri oleh dosen-dosen Unair dari berbagai disiplin ilmu dan unsur pemerintahan daerah Provinsi Jawa Timur. Narasumber adalah mantan ketua MK, Prof. Dr. Mahfud MD, SH., M.Si. Selain itu ada Dr Aviliani peneliti ekonomi dari Indef.

 

Menurut Wakil Rektor III Unair, Prof. Soetjipto, workshop Indonesia 5 Tahun ke Depan diharapkan memberi kontribusi penting pada pembangunan Indonesia.

 

Reporter: Nora A.

 

back to top