Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

Ilmuwan kembangkan pelumas kulit ular

KoPi| Para ilmuwan berhasil menemukan manfaat lain dari seekor ular. Publikasi dari jurnal Bioinspiration & Biomimetics kulit ular bisa mengurangi gesekan pada komponen mekanis mobil performa tinggi.

Ahli biologi telah lama mempelajari kulit kadal dan ular mampu pengurangan gesekan yang besar pada suatu gerakan. Kulit juga sangat tahan aus, bahkan di lingkungan kering dan berpasir.

"Jika kita berhasil dengan penurunan 1 persen pada gesekan, rekan-rekan teknik kami akan senang. Jika sampai pada 40 persen benar-benar adalah lompatan ke depan dan semua orang sangat bersemangat!" kata pemimpin peneliti Dr Kristen Greiner.

Dalam uji coba Para peneliti tidak menggunakan kulit ular yang sebenarnya. mereka menggunakan laser untuk etch permukaan pin baja sehingga tekstur menyerupai kulit ular dari.

Setelah itu, mereka menguji gesekan yang telah dibuat ketika pin pindah sepanjang permukaan lain. Jika penemuan ini berhasil mampu mengurangi 40 persen besar dalam gesekan.

Teknik ini dapat diterapkan pada berbagai model mesin. Selebihnya tim berencana untuk eksplorasi mekanik untuk skala mikro atau nano.

Terobosan lain permukaan dari model ular juga bisa untuk high-end dunia otomotif, seperti di Formula 1 mobil. Industri bunga robotika juga tertarik menggunakan desain kulit ular.

Meski nampa sempurna, penemuan ini masih tahap penyempurnaan. Pasalnya kulit ular yang sebenarnya memiliki sisik.

“Tentu saja, permukaan tidak sempurna. Biasanya kita memakai minyak atau pelumas untuk mengurangi gesekan. Permukaan baru ini (kulit ular) benar-benar tidak bekerja dengan baik di lingkungan bila ada minyak dan pelumas. | http://www.techtimes.com| Winda Efanur FS|

back to top