Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

IFC siapkan program untuk menghadapi MEA dan menjadi pusat mode dunia

IFC siapkan program untuk menghadapi MEA dan menjadi pusat mode dunia

Jogjakarta-KoPi| Indonesian Fashion Chamber (IFC) menyiapkan program jangka panjang secara nasional dan international sebagai pelopor daerah lain yang diterapkan melalui Desa Binaan di SMK-1 GedangSari, kata Afif Syakur selaku National Advisory Board IFC di Hotel NEO Yogyakarta (12/01).

IFC selalu menggandeng desainer-desainer kreatif dan pengusaha bidang mode lainnya sedaerah di DIY. Hal ini guna memperkuat pondasi demi kemajuan industri mode nasional menuju persaingan global.

"Melalui penerapan adanya UKS fashion di sekolah dengan pelatihan mendesain dan membatik untuk para siswa yang di lakukan oleh teman-teman IFC dan didamping oleh guru-guru setempat," jelas Afif Syakur.

IFC ingin mendidik dan melatih anak-anak tingkat sekolah menengah agar menjadi pengusaha yang kompeten dan profesional. "Program ini baru difokuskan pada pelatihan desain membatik saja, dengan harapan para desainer dapat saling melengkapi dalam membina dan melatih para siswa generasi muda,", tambah Afif.

Manfaat dari UKM fasion disekolah menengah juga membantu para desainer–desainer lokal dalam mengembangkan produk lokal kepasar dunia, Dalam dunia kerja siswa setelah lulus dapat menjadi anak yang berkualitas tanpa ada keluhan mengenai pekerjaannya, tambahnya.

Peran UKS Fashion
Adanya pembentukan Unit Kegiatan Sekolah (UKS) fashion di sekolah, para desainer tidak kesulitan lagi dalam menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan oleh masyarakat sendiri khususnya pakaian. "Dalam industri kreatif pengelola dituntut memiliki produk yang unik dan berkualitas dalam merealisasikan karyanya guna menghadapi pasar bebas ASEAN (MEA),"kata Afif.

Salah satu Gouverning Board IFC, Anglingkusumo menambahkan hasil produksi dari industri kreatif adalah awal kesiapan untuk menghadapi pasar global MEA. Dengan program yang lebih mengutamakan profesionalisme, hasil yang berkualitas, harga lebih murah dan permodalan semakin meningkat.

Pada Tahun 2025 Indonesia menjadi salah satu pusat mode dunia. Seluruh anggota Indonesian Fashion Chamber bertekad menjadikan Indonesia sebagai Pusat Mode Hijab Dunia. Serta trend batik yang secara terus menerus digelorakan lewat berbagai event fashion produk ready to wear yang mengoptimalkan kekuatan lokal.

Indonesia akan mengirimkan sekitar 20 perempuan pada bulan Februari ke Australia. Mereka akan menghadiri Istanbul Fashion Week, pembelajaran workshop, dan berbagai pengetahuan tentang Fashion. ∣ Cucuk Armanto∣

back to top