Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

ICIJ akan membuka database perusahaan offshore Panama Papers 9 Mei 2016

ICIJ akan membuka database perusahaan offshore Panama Papers 9 Mei 2016

KoPi| The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) akan merilis database yang bisa memungkinkan banyak orang mendapatkan informasi lebih dari 200.000 entitas offshore (lepas pantai) yang merupakan bagian dari penyelidikan Panama Papers, pada 9 Mei 2016.

Database ini kemungkinan akan menjadi rilis rahasia terbesar yang pernah ada dari perusahaan offshore dan orang-orang di belakang mereka. Data berasal dari firma hukum Panama Mossack Fonseca, salah satu pemain top di dunia offshore, dan mencakup informasi tentang perusahaan,serikat, yayasan dan dana incoporasi dalam 21 jenis bebas pajak, dari Hong Kong ke Nevada di Amerika Serikat.

Data ini menge-link ke orang-orang lebih dari 200 wilayah dan negara. Setelah data dirilis, pengguna akan dapat mencari melalui data dan memvisualisasikan jaringan sekitar ribuan entitas offshore, termasuk catatan internal Mossack Fonseca untuk mengetahui pemilik sejati perusahaan. Database interaktif ini juga akan mencakup informasi lebih dari 100.000 perusahaan tambahan.

Tidak merilis data pribadi

ICIJ tidak akan merilis data pribadi secara massal; database tidak akan menyertakan catatan rekening bank dan transaksi keuangan, email dan korespondensi lainnya, paspor dan nomor telepon. Informasi dipilih dan terbatas akan diterbitkan untuk kepentingan umum.

Sebelumnya investigasi ICIJ mengungkap rahasia skandal besar perusahaan offshore dari para pemimpin dunia, politisi, mafia dan para selibriti. Skandal mereka difasilitasi bank-bank besar dalam upaya mereka menghindari pajak dan penggelapan dengan melindungi kerahasiaan mereka. Perusahaan dan individu yang terlibat skandal Panama Papers berhubungan dengan perdaganagan narkoba, terorisme.

Sejak dibukanya hasil investigasi Panana Papers beberapa petinggi negara mengundurkan diri, termasuk Perdana Menteri Islandia. Sementara di Indonesia beberapa nama masih tetap bertahan dalam posisi jabatannya.

Database akan dipublikasikan di https://offshoreleaks.icij.org pada 9 Mei di 2:00 EDT (1800 UTC). | ICIJ|KOpI

back to top