Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

"I hate Monday", itu sudah biasa?

Photo: suzume0513 (IG); Caption: pandamatcha_ (IG) Photo: suzume0513 (IG); Caption: pandamatcha_ (IG)

KoPi|  “I HATE MONDAY” sering digunakan orang untuk menggambarkan datangnya hari Senin. Saat kita merasa tidak nyaman, malas berlebihan pada hari Senin, kita mungkin bisa dikategorikan mengalami sindrom Monday Blues. Apa itu Monday blues?

Dilansir forbes.com, Alexander Kjerulf, pendiri Woohoo inc. yang memiliki klien perusahaan besar internasional seperti Shell, HP, Microsoft, dan LEGO mengatakan bahwa Monday blues menggambarkan sekumpulan emosi negatif yang banyak orang alami saat mereka memulai pekerjaan mereka di awal minggu (Senin). Emosi negatif tersebut bisa berupa rasa depresi, kelelahan, tidak ada harapan, dan rasa tidak menyenangkan bekerja namun tidak bisa dihindari.

Monday blues dalam waktu lebih dari dua dekade ini sudah menjadi hal biasa bagi kebanyakan orang, namun Monday blues ini bisa menjadi tanda serius bahwa kita tidak tepat atau sesuai dengan pekerjaan kita jika kita selalu merasakan Monday blues, yaitu merasa tertekan dengan datangnya hari Senin.

Monday blues tidak hanya melanda di kalangan pekerja namun juga di kalangan pelajar.

Alasan secara umum mengapa banyak orang tidak suka Senin pastinya karena akhir minggu yang identik dengan waktu istirahat, berkumpul dengan teman atau keluarga berakhir, piknik, atau melakukan kesenangan diri sendiri telah berakhir.

Berikut ada beberapa cara mengatasi Monday blues:

1. Kenali masalah kita sendiri

Ada apa dengan kita? Mengapa kita tidak suka? Hal apa yang bisa membuat kita nyaman?

Jika kita bekerja, apakah memang pekerjaan kita sekarang ini yang memang kita inginkan? Jika tidak, apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita bertahan dengan ketidaknyamanan ini?

Jika kita pelajar, kenali mengapa kita tidak menyukai Senin? Seberapa besarkah ketidaknyamanan kita berjumpa hari Senin? Apa yang perlu kita lakukan untuk mengurangi ketidaksukaan kita? Jika kita tidak suka dengan guru atau dosen kita yang mengajar hari Senin, bagaimana cara kita mengurangi ketidaksukaan ini? Hanya kita yang bisa menjawabnya. Pastinya escaping from class atau bolos bukan cara baik dan sangat tidak dianjurkan. “Face the world!”

2. Siapkan beberapa hal untuk hari Senin pada hari Jumat atau hari sebelumnya

Mempersiapkan tugas yang harus diselesaikan Senin bisa dikerjakan pada hari Jumat, tentu saja pada saat kegiatan untuk hari Jumat telah diselesaikan atau kita bahkan kerjakan sebelum Jumat. Di sini kemampuan mengatur waktu kita secara bijaksana diuji. Kunci di sini adalah tidak ada istilah “tunda” waktu. Jika kita bisa kerjakan sekarang termasuk karena ada waktu dan energi mengapa harus menunda. Skala prioritas itu harus ada.

3. Penuhi kebutuhan istirahat dengan cukup

Hindari tidur larut pada hari Minggu agar kita bisa lebih segar dalam menyongsong hari Senin.

4. Buatlah daftar hal atau kegiatan yang menyenangkan pada hari Senin

Jika bekerja, kita bisa buat acara makan siang di tempat yang menyenangkan atau belanja bersama rekan kerja setelah bekerja.

Jika di tempat sekolah atau kampus, kita bisa buat kegiatan menyenangkan bersama teman-teman, seperti main futsal atau basket, atau musik bersama setelah selesai kegiatan belajar.

Dalam hal ini interaksi sosial adalah salah satu kunci untuk membuat kita menjadi sebagai manusia “normal”

5. Selalu berpikir positif

Ada istilah “You are what you think”. Jadi selalu berusaha berpikir positif terhadap apa yang wajib kita kerjakan. Energi pikiran positif ini akan membuat kita menjadi lebih bersemangat. Bersyukur bahwa ada kesehatan dan apa yang telah kita peroleh selama ini akan semakin menjadikan hidup kita lebih berkualitas.

Jadi, “I Love Monday”, mengapa tidak? 

|Retno Ayu|

back to top