Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

"I hate Monday", itu sudah biasa?

Photo: suzume0513 (IG); Caption: pandamatcha_ (IG) Photo: suzume0513 (IG); Caption: pandamatcha_ (IG)

KoPi|  “I HATE MONDAY” sering digunakan orang untuk menggambarkan datangnya hari Senin. Saat kita merasa tidak nyaman, malas berlebihan pada hari Senin, kita mungkin bisa dikategorikan mengalami sindrom Monday Blues. Apa itu Monday blues?

Dilansir forbes.com, Alexander Kjerulf, pendiri Woohoo inc. yang memiliki klien perusahaan besar internasional seperti Shell, HP, Microsoft, dan LEGO mengatakan bahwa Monday blues menggambarkan sekumpulan emosi negatif yang banyak orang alami saat mereka memulai pekerjaan mereka di awal minggu (Senin). Emosi negatif tersebut bisa berupa rasa depresi, kelelahan, tidak ada harapan, dan rasa tidak menyenangkan bekerja namun tidak bisa dihindari.

Monday blues dalam waktu lebih dari dua dekade ini sudah menjadi hal biasa bagi kebanyakan orang, namun Monday blues ini bisa menjadi tanda serius bahwa kita tidak tepat atau sesuai dengan pekerjaan kita jika kita selalu merasakan Monday blues, yaitu merasa tertekan dengan datangnya hari Senin.

Monday blues tidak hanya melanda di kalangan pekerja namun juga di kalangan pelajar.

Alasan secara umum mengapa banyak orang tidak suka Senin pastinya karena akhir minggu yang identik dengan waktu istirahat, berkumpul dengan teman atau keluarga berakhir, piknik, atau melakukan kesenangan diri sendiri telah berakhir.

Berikut ada beberapa cara mengatasi Monday blues:

1. Kenali masalah kita sendiri

Ada apa dengan kita? Mengapa kita tidak suka? Hal apa yang bisa membuat kita nyaman?

Jika kita bekerja, apakah memang pekerjaan kita sekarang ini yang memang kita inginkan? Jika tidak, apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita bertahan dengan ketidaknyamanan ini?

Jika kita pelajar, kenali mengapa kita tidak menyukai Senin? Seberapa besarkah ketidaknyamanan kita berjumpa hari Senin? Apa yang perlu kita lakukan untuk mengurangi ketidaksukaan kita? Jika kita tidak suka dengan guru atau dosen kita yang mengajar hari Senin, bagaimana cara kita mengurangi ketidaksukaan ini? Hanya kita yang bisa menjawabnya. Pastinya escaping from class atau bolos bukan cara baik dan sangat tidak dianjurkan. “Face the world!”

2. Siapkan beberapa hal untuk hari Senin pada hari Jumat atau hari sebelumnya

Mempersiapkan tugas yang harus diselesaikan Senin bisa dikerjakan pada hari Jumat, tentu saja pada saat kegiatan untuk hari Jumat telah diselesaikan atau kita bahkan kerjakan sebelum Jumat. Di sini kemampuan mengatur waktu kita secara bijaksana diuji. Kunci di sini adalah tidak ada istilah “tunda” waktu. Jika kita bisa kerjakan sekarang termasuk karena ada waktu dan energi mengapa harus menunda. Skala prioritas itu harus ada.

3. Penuhi kebutuhan istirahat dengan cukup

Hindari tidur larut pada hari Minggu agar kita bisa lebih segar dalam menyongsong hari Senin.

4. Buatlah daftar hal atau kegiatan yang menyenangkan pada hari Senin

Jika bekerja, kita bisa buat acara makan siang di tempat yang menyenangkan atau belanja bersama rekan kerja setelah bekerja.

Jika di tempat sekolah atau kampus, kita bisa buat kegiatan menyenangkan bersama teman-teman, seperti main futsal atau basket, atau musik bersama setelah selesai kegiatan belajar.

Dalam hal ini interaksi sosial adalah salah satu kunci untuk membuat kita menjadi sebagai manusia “normal”

5. Selalu berpikir positif

Ada istilah “You are what you think”. Jadi selalu berusaha berpikir positif terhadap apa yang wajib kita kerjakan. Energi pikiran positif ini akan membuat kita menjadi lebih bersemangat. Bersyukur bahwa ada kesehatan dan apa yang telah kita peroleh selama ini akan semakin menjadikan hidup kita lebih berkualitas.

Jadi, “I Love Monday”, mengapa tidak? 

|Retno Ayu|

back to top