Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

HUT Bhayanhkara Polda DIY meriah dengan Khitan massal

HUT Bhayanhkara Polda DIY meriah dengan Khitan massal
Sleman-KoPi | HUT Bhayangkara ke 71, Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokes) Polda DIY bersama RS Bhayangkara menggelar bakti sosial kesehatan berupa khitan massal gratis.
Sebanyak 90 anak dari seluruh wilayah DIY mengikuti khitan massal gratis ini. Kepala rumah sakit Bhayangkara, dr.Theresia lindawati mengatakan anak-anak yang mengikuti khitan massal ini berusia 7-12 tahun.
"Rata-rata anak yang mengikuti khitan massal ini berusia 7-12 tahun,"katanyan saat diwawancarai di Stadion Maguwoharjo,Senin (10/7).
Ia juga menjelaskan khitan massal ini dilakukan oleh tim kesehatan dokter kerja sama biddokes dengan alat khitan menggunakan laser dari RS Bhayangkara.
Theresia pun menerangkan alasan penggunaan laser untuk membantu proses khitan lebih cepat,tanpa rasa sakit dan mengurangi pendarahan.
"Khitan dengan laser tujuannya adalah agar anak tidak merasakan sakit, beberapa nangis dan teriak biasa karena takut,"lanjutnya.
Khitan massal ini juga disambut baik oleh semua orang tua anak yang akan mengikuti kegiatan ini.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top