Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

HUT Bhayanhkara Polda DIY meriah dengan Khitan massal

HUT Bhayanhkara Polda DIY meriah dengan Khitan massal
Sleman-KoPi | HUT Bhayangkara ke 71, Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokes) Polda DIY bersama RS Bhayangkara menggelar bakti sosial kesehatan berupa khitan massal gratis.
Sebanyak 90 anak dari seluruh wilayah DIY mengikuti khitan massal gratis ini. Kepala rumah sakit Bhayangkara, dr.Theresia lindawati mengatakan anak-anak yang mengikuti khitan massal ini berusia 7-12 tahun.
"Rata-rata anak yang mengikuti khitan massal ini berusia 7-12 tahun,"katanyan saat diwawancarai di Stadion Maguwoharjo,Senin (10/7).
Ia juga menjelaskan khitan massal ini dilakukan oleh tim kesehatan dokter kerja sama biddokes dengan alat khitan menggunakan laser dari RS Bhayangkara.
Theresia pun menerangkan alasan penggunaan laser untuk membantu proses khitan lebih cepat,tanpa rasa sakit dan mengurangi pendarahan.
"Khitan dengan laser tujuannya adalah agar anak tidak merasakan sakit, beberapa nangis dan teriak biasa karena takut,"lanjutnya.
Khitan massal ini juga disambut baik oleh semua orang tua anak yang akan mengikuti kegiatan ini.| Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top