Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Hukuman kebiri bagi pelaku pedofil perlu dikaji lebih dalam

Hukuman kebiri bagi pelaku pedofil perlu dikaji lebih dalam

Jogjakarta-KoPi| Ketua Lembaga Perlindungan Anak DIY, Dr. Sari Murti berpendapat  pelaku kajahatan seksual pedofilia harus mendapat hukuman yang setimpal. Namun Sari menyarankan diadakan kajian lebih lanjut terhadap usulan hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia.

"Karena penyebabnya itu kan dari otak to mba, orang melakukan itu apa dikendalikan oleh saraf saja atau otak ini yang perlu dikaji, jangan sampai ininya dimatikan otaknya jalan terus, ini nganggo tangan, nganggo opo?," papar Dr. Sari Murti seusai closing ISO di Rekso Dyah Utami pukul 17.00 WIB.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat, Kristiana Swasti adanya hukuman kebiri perlu melakukan kajian lebih dalam.

Meskipun tidak merumuskan bentuk hukuman pelaku pedofilia dengan jelas. Namun Kristiana mendorong pemerintah memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku pedofilia.

"Tidak ada hukuman yang setimpal. Akan banyak yang melakuan, bentuk seperti apa? Diperhatikan penelusuran lebih mendalam," kata Kristina.

Sementara mengenai persoalan produk hukum, Sari berpendapat agar pemerintah lebih meningkatkan implementasi produk hukum yang sudah ada. Daripada mempersoalkan hukuman kebiri bagi pelaku pedofilia. Seperti Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, implentasinya belum berjalan optimal.

"Intinya bagaimana hukumnya dikawal, kalau hukuman berat tidak ada pengawalan gimana?," jelas Dr. Sari Murti.

Pasalnya dengan semakin tumpang tindihnya produk hukum tanpa ada implementasi di masyarakat, justru akan memjebak masyarakat dalam persoalan hukum semata.

"Soalnya nanti kita terjebak, tambaih meneh, dengan menambah tanpa evaluasi terhadap undang-undangnya," kritik Dr. Sari.
|Winda Efanur FS|

back to top