Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Hobi foto makanan resto, jadi ladang penghasilan

Hobi  foto makanan resto, jadi ladang penghasilan
Surabaya -  KoPi | Trend mainstream dikalangan remaja saaat ini adalah foto makanan dan memostingnya di instagram. Berawal dari kegemaran, siapa sangka foto makanan dan memostingnya di instagram menajdi pekerjaan yang meraup banyak keuntungan.

Amanda Kohar, salah satu food hunter asal Surabaya ini mengaku mendapat banyak keuntungan dari kegemarannya terhadap memfoto makanan. kegemaran yang ia geluti sejak empat tahun belakangan ini justru menjadikanya sebagai salah satu bentuk pekerjaan dan menghasilkan uang.

Pemilik akun instagram @amandakohar yang memiliki 14 ribu followers ini berawal dari iseng-iseng bersama dengan kawannya. “awalnya aku iseng, sering makan sama temen-temen terus suka selfie. Dari situ iseng foto makanan, diposting. Terus kok asyik. Eh malah di hire sama resto-resto buat sekalian promosiin” ujarnya.

Meskipun telah digaji oleh beberapa resto, Amanda tidak semata-mata menjadikan hobinya berorientasi uang. “pokoknya setiap aku makan dimanapun aku foto. Kalau menarik dan baru pertama kali, aku posting di instagram. Kalo enggak ya untuk koleksi pribadi aja” tuturnya.

Ia mengaku setiap hari selalu ada undangan dari resto-resto tertentu. Undangan untuk sekedar mencicipi maupun tawaran kerjasama dengan bayaran yang disepakati. “gak semuanya aku terima. Aku juga liat liat menunya. Kalo gak ada yang menarik ya buat apa. Harus menarik dan sesuai sama identitas aku di instagram” ujar Amanda.

Amanda dengan 6 anggota tim-nya keliling Surabaya untuk mencari hidangan menu café-café yang menyajikan makanan unik. Ia memosting di akun pribadi instagramnya. Resto tersebut kerap mendapat tambahan pengunjung maupun follower dari media online yang dimilikinya.
“yang penting itu passion, kamu suka, kamu kerjakan. Walaupun memang kegemaran kalo udah jadi kerjaan bakalan kerasa lebih berat. Fokus intinya” lanjutnya. | Labibah

back to top