Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Hindari kebocoran, naskah dikawal aparat dari propinsi ke DIY

Hindari kebocoran, naskah dikawal aparat dari propinsi ke DIY

Jogjakarta-KoPi| Detik-detik menjelang pelaksanaan UN SMP jajaran instansi pendidikan terkait tengah disibukan dengan persiapan distribusi soal-soal UN SMP. Pelaksanaan UN SMP berlangsung dari tanggal 4-7 Mei 2015.

Untuk wilayah DIY Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga DIY (Disdikpora) menjadwalkan distribusi soal-soal UN pada 2 Mei 2014.

“ Awalnya 07.30 mulai bergerak karena ada upacara Hardiknas diundur jam 09.00-9.30. Sementara untuk distribusi naskah ujian baru dikirm dari dinas propinsi hari Kamis 30 Mei.  Kita dekatkan jadwalnya, karena jarak antar percetakan dengan DIY tidak terlalu jauh”, papar Kepala Seksi Perencanaan dan Standarisasi, Bachtiar Nur Hidayat.

Bachtiar menambahkan pihak Disdikpora bekerjasama dengan percetakan di Jawa tengah. Untuk pendistribusiannya ke Disdikpora mendapat pengawalan dari aparat Jawa Tengah. 

Sementara untuk menutup kemungkinan kebocoran naskah soal hanya menginap dua hari di Disdikpora DIY. Selama dua hari tersebut pihak Polda DIY turut membantu pengawasan naskah di Disdikpora.


Untuk UN SMP terdiri dari 66 pokja se- SMP sederajat di DIY. Dengan jumlah 544 sekolah SMP. Peserta UN SMP sebanyak 51.101 siswa. Terdiri dari Paket B 125 sisiwa, SLB 55 siswa dan sisanya siswa SMP reguler.


Standar Kelulusan
Untuk pelaksanaan UN SMP 2015 berdasarkan SKL tahun 2006. Tingkat kesulitannya masih setara dengan UN sebelumnya.

Bachtiar menjelaskan tidak ada standar nilai dalam UN SPM 2015. Tetapi Hal yang terpenting siswa tetap wajib mengikuti UN.

“Syarat kelulusan berdasarkan nilai raport dan ujian sekolah. Hanya saja sekolah dapat meluluskan siswanya dengan syarat siswa punya nilai UN. Sehingga tidak ada pembatasan harus nilai UN berapa”, papar Bactiar.

Dari nilai UN akan menjadi syarat masuk jenjang berikutnya. Namun hal lain yang mengganjal adanya tidak kemerataan sistem ujian ulang.

“Masalah kelulusan tidak ada masalah. untuk UN paket B (SMP) dan C (SD) tidak ada ujian ulang kalau tidak lulus. Sementara untuka pakt A (SMA) berlaku ujian ulang bagi yang tidak lulus”, pungkas Bachtiar.|Winda Efanur FS|

back to top