Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Hiii...Makhluk halus ikut bantu padamkan kebakaran hutan di Riau!

Hiii...Makhluk halus ikut bantu padamkan kebakaran hutan di Riau!
KoPi| Kebakaran hutan di Riau ternyata bukan hanya masalah dunia internasional, tetapi juga dunia supranatural. Perjuangan memadamkan kebakaran hutan di Riau oleh tim pemadam kebakaran hutan konon dibantu oleh orang Bunian atau makhluk halus.
 

Itu yang dirasakan tim pemadam kebakaran di hutan rimba di wilayah perbatasan Riau dan Jambi. Seperti dikutip dari forum.viva.co.id, kala itu tim pemadam kebakaran ditugaskan memadamkan kebakaran hutan di Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kawasan hutan di desa tersebut tak luput dari kebakaran akibat pembukaan lahan oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit. Desa Lubuk Besar memang sangat dekat dengan kawasan hutan yang masih alami, dan kawasan yang terbakar termasuk hutan kuno tersebut. Masyarakat setempat menyebutkan Desa Lubuk Besar selama ini dikenal sangat mistis dan misterius. Soal kabar Orang Bunian alias makhluk halus bukan cerita baru buat warga Desa Lubuk Besar. Malah isunya, warga setempat juga ada yang menikah dengan makhluk halus.

Menurut Kepala Subdit Kedaruratan, BPBD Inhil, Sugito, timnya dan tim Polsek Kemuning datang untuk memadamkan dengan membawa alat mesin semprot. Lokasi kebakaran ada dua titik. Titik pertama ditangani tim BPBD dan titik kedua dipadamkan tim Polsek Kemuning. Saat itu tim BPBD Inhil hanya berjumlah 11 orang yang terdiri dari 5 anggota BPBD dan 6 anggota Satpol PP. Pemadaman dipimpin Rahmad Hasan dari BPBD.

Rahmad Hasan, kata Sugito, selama ini dikenal memiliki kelebihan indra keenam alias bisa melihat makhluk halus. Saat tim akan menuju ke lokasi titik api, Rahmad berpesan agar tim cukup kerja dan tidak banyak bicara.

"Malah ketika malam ada anggota yang mau buang air besar, Rahmad mengawalnya. Alasannya, kalau tidak dikawal, bisa hilang di dalam kawasan hutan alam itu," kata Sugito.

Saat melakukan pemadaman api, cerita Sugito, tim yang berjumlah 11 orang itu dengan mudah melokalisir api. Api bisa dikendalikan sehingga tidak merembet ke mana-mana. Sugito menyebutkan seakan-akan ada kekuatan misterius yang membantu mereka memadamkan api.

Cepatnya tim pertama memadamkan api sempat mengejutkan tim kedua yang dipimpin pihak Polsek Kemuning. Tim kedua merasa bahwa tim satu mendapat bantuan dari masyarakat saat melakukan pemadaman. Mereka melihat dari kejauhan bahwa di lokasi tim BPBD terlihat ramai warga turut membantu melakukan pemadaman.

"Waktu itu tim Polsek bilang ke tim kita, bahwa wajar saja cepat menguasai api karena masyarakat berbondong-bondong turut membantu," kata Sugito.

Mendapat keterangan seperti itu, lanjut Sugito, tim BPBD Inhil dan anggota Satpol PP menjadi bingung. Mereka tidak merasa ada bantuan dari pihak manapun.

"Tim kita benar-benar hanya 11 orang saja. Tapi tim lain mengatakan malam itu melihat ada warga berbondong-bondong turut membantu melakukan pemadmaan api di hutan," kata Sugito.

Dari peristiwa penuh misteri inilah, kata Sugito, akhirnya menyebar kabar bahwa di lokasi kebakaran tersebut diduga ada makhluk halus yang turut membantu memadamkan kebakaran.

"Percaya apa tidak, ya itu kita kembalikan ke masing-masing. Tapi memang lokasi kawasan hutan itu dikenal banyak penunggu makhluk halusnya," kata Sugito. | forum.viva.co.id

Baca juga: Jokowi: "Butuh waktu 3 tahun untuk tangani kebakaran hutan"

back to top