Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Hii seram...! Ternyata puing-puing WTC dihantui

Hii seram...! Ternyata puing-puing WTC dihantui
KoPi | Tempat di mana sebuah tragedi terjadi biasanya memunculkan cerita seram. Hal itu juga terjadi di reruntuhan World Trade Center. Para pekerja di Fresh Kill Landfill, New York, mengatakan puing-puing dari WTC yang dibawa ke galian tanah tersebut dihantui oleh sesosok wanita Afrika-Amerika.
 

Fresh Kills Landfill adalah sebuah galian tanah yang berada di Pulau Staten, New York. Setelah peristiwa 9/11, puing-puing WTC dibawa ke tempat tersebut untuk dipilah dan mengeluarkan jasad korban. Ribuan petugas forensik diterjunkan ke lokasi tersebut untuk menyelamatkan dan mengidentifikasi jenazah yang terperangkap.

Seorang pensiunan polisi New York, Lt. Frank Marra, dalam buku yang ditulisnya menuturkan para pekerja melihat sosok seorang perempuan Afrika-Amerika berbaju perawat Perang Dunia II. “Saya pikir ia mencoba membantu kami,” ungkapnya dalam buku tersebut.

Marra mengatakan ia melihat sosok tersebut beberapa kali. Sosok tersebut terlihat membawa nampan berisi roti lapis dan kopi. Dan setiap kali ia berusaha melihat lebih jelas, sosok tersebut menghilang.

Dan bukan Marra saja yang melihat sosok tersebut. Ketika berbincang dengan seorang pensiunan detektif, ia juga ditanyai soal sosok tersebut. Selain itu, petugas polisi lain juga ingat hal-hal aneh lain seperti bayangan dan “sosok besar berwarna hitam”.

Hitungan terakhir dari pembersihan puing-puing tersebut mencatat ada 4.000 lebih jasad yang ditemukan. Berdasarkan catatan Marra, ada 1.600 orang yang berhasil diidentifikasi, namun 1000 orang lagi sisa-sisa jenazahnya tidak dapat ditemukan. Para ahli menduga puing-puing di Fresh Kills Landfill masih menyimpan ribuan sisa jenazah yang tidak dapat ditemukan. | NY Post

back to top