Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Hidupkan Kembali Baterai Usang Dengan ALat Ini

Hidupkan Kembali Baterai Usang Dengan ALat Ini

California-KoPi, Tahukah anda bahwa pada baterai usang yang sudah tak terpakai, masih ada energi sebanyak 80 persen? Tim Batteroo di Silicon Valley telah menciptakan perangkat baru yang dapat membuat batu baterai dapat berfungsi dengan kapasitas penuh. Perangkat bernama Batteriser yang terbuat dari material stainless-steel dengan ketebalan 1mm ini dapat membuat baterai yang sudah mati menjadi dapat digunakan kembali dengan meningkatkan daya sebesar 800 persen.

Seorang profesor bidang ilmu komputer di California, Bob Roohparvar, mengilustrasikan teknologi ini dengan cara kerja tabung pasta gigi. "Jika anda hanya memencet tabung itu dari bagian atas, maka anda tidak akan mendapatkan isi keseluruhan tabung tersebut," ungkapnya kepada CNN.

Lebih lanjut, Roohparvar menyatakan bahwa teknologi ini akan memberikan keuntungan sebesar 14 milyar dollar untuk pasar batu baterai. Alat ini diciptakan untuk baterai jenis AA, AAA, C dan D-Cell. Tambahan pula, alat ini akan segera tersedia di Amazon dalam waktu dekat. Jadi, tak perlu menghamburkan lebih banyak uang untuk membeli baterai yang baru kan?

Ana Puspita

News.com.au

back to top