Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Hera dipaksa kerja keras

Hera dipaksa kerja keras

Pekanbaru–KoPi| Unggulan dua nomor tunggal dewasa putri, Hera Desi Ana Rachmawati dipaksa kerja keras di 16 besar Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Riau Open 2015. Juara seri ke sembilan di Surabaya ini berjumpa dengan Ersa Narulia Ramadhanti dari Jaya Raya Jakarta pada Rabu (25/11) sore.

Pertarungan berlangsung sengit, kejar mengejar angka tak bisa dihindari sejak pertandingan dimulai. Tetapi Hera berhasil lepas di masa kritis dan memenangkan game pertama dengan 21-18. Memasuki game kedua, Hera terlihat kesulitan mengontrol shuttlecock di lapangan. Berkali-kali ia melakukan penilaian keliru atas jatuhnya shuttlecock, dan membuatnya tertinggal 3-7.

Namun ia tak menyerah begitu saja. Ia kembali sukses mengendalikan permainan dan menyamakan kedudukan diangka 9 untuk kemudian balik unggul 11-9 di interval. Unggul 15-13, skor kembali menjadi imbang di kedudukan 15 dan terus terjadi angka kembar. Bahkan Hera sempat balik tertinggal 19-20. Tetapi berkat kesabarannya dan penguasaan bola di lapangan, Hera sukses menutup pertandingan dengan 22-20.

“Hari ini saya memang agak kesulitan untuk bermain karena lapangan memang cukup licin. Saya jadi bermain terlalu berhati-hati, yang penting bolanya masuk dulu. Saya masih agak takut untuk cedera lagi dengan kondisi lapangan seperti itu, karena sekarang juga saya kan baru pulih dari cedera (kaki kiri),” ujar Hera usai laga.

Di babak perempat final besok (26/11) Hera akan berjumpa dengan Marsa Indah Salsabila. Wakil dari Galaxy Sidoarjo ini menang dua game langsung 21-17 dan 21-15 atas Siska Minami Oktila dari Angkasa Prestasi Gemilang.

“Untuk lawan Marsa, saya belum pernah bertemu. Besok saya akan mencoba pola permainan dia dulu, ingin liat dulu. Saya tidak tahu akan bermain seperti apa, yang jelas saya ingin lebih siap lagi di lapangan dan berharap tidak ada kendala seperti hari ini,” pungkasnya.

Sementara itu di nomor tunggal putra, unggulan teratas Rifan Fauzin Ivanudin dari Pelita Bakrie juga dipaksa kerja keras. Berhadapan dengan Eska Riffan Jaya dari Mutiara Cardinal, Rifan baru bisa menang dengan skor akhir 21-10, 19-21 dan 21-19.

back to top