Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Harga minyak anjlok, Rusia-OPEC agendakan pertemuan

Harga minyak anjlok, Rusia-OPEC agendakan pertemuan

KoPi| Harga minyak turun untuk sesi kedua di perdagangan Asia pada Selasa (2/2). Harga minyak turun karena konsumen energi China dan pasokan minyak berlebih di pasar.

Kementerian Energi Rusia mengatakan adanya kemungkinan Menteri Energi Rusia dan Menteri Perminyakan Venezuela membahas solusi bersama antara OPEC dan negara-negara non-OPEC dalam waktu dekat. Langkah ke depan keduanya akan mendukung untuk pengurangan produksi.

Kondisi saat ini Brent untuk pengiriman April LCOc1 telah turun 32 sen menjadi $ 33,92 per barel. Setelah bertahan di angka $ 1,75, atau 4,9 persen, pada sesi sebelumnya.

Kepala analis pasar, Ric Spooner di CMC Markets Sydney mengatakan turunnya harga minyak mencerminkan sentimen negatif umum di zona waktu Asia.

"Pasar Saham turun, minyak melemah menyebabkan sentimen risiko negatif di seluruh perdagangan," katanya.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS turun sekitar 1 persen, sementara Jepang Nikkei N225 saat ditutup turun lebih dari 0,6 persen.

Pengamat pasar Sydney OptionsXpress, Ben Le Brun mengkhawatirkan keadaan oversupply minyak dunia dengan melemahnya ekonomi dunia.

“Indeks dolar DXY juga tergelincir, (harga) hanya bergeser sedikit dari normal, dengan harga kini $ 30 per barel," kata Ben Le Brun.
Setidaknya harga minyak dunia bisa di atas $ 30 per barel jika anggota produsen OPEC dan Rusia mengurangi pasokannya.
|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top