Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Harga minyak anjlok, Rusia-OPEC agendakan pertemuan

Harga minyak anjlok, Rusia-OPEC agendakan pertemuan

KoPi| Harga minyak turun untuk sesi kedua di perdagangan Asia pada Selasa (2/2). Harga minyak turun karena konsumen energi China dan pasokan minyak berlebih di pasar.

Kementerian Energi Rusia mengatakan adanya kemungkinan Menteri Energi Rusia dan Menteri Perminyakan Venezuela membahas solusi bersama antara OPEC dan negara-negara non-OPEC dalam waktu dekat. Langkah ke depan keduanya akan mendukung untuk pengurangan produksi.

Kondisi saat ini Brent untuk pengiriman April LCOc1 telah turun 32 sen menjadi $ 33,92 per barel. Setelah bertahan di angka $ 1,75, atau 4,9 persen, pada sesi sebelumnya.

Kepala analis pasar, Ric Spooner di CMC Markets Sydney mengatakan turunnya harga minyak mencerminkan sentimen negatif umum di zona waktu Asia.

"Pasar Saham turun, minyak melemah menyebabkan sentimen risiko negatif di seluruh perdagangan," katanya.

Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS turun sekitar 1 persen, sementara Jepang Nikkei N225 saat ditutup turun lebih dari 0,6 persen.

Pengamat pasar Sydney OptionsXpress, Ben Le Brun mengkhawatirkan keadaan oversupply minyak dunia dengan melemahnya ekonomi dunia.

“Indeks dolar DXY juga tergelincir, (harga) hanya bergeser sedikit dari normal, dengan harga kini $ 30 per barel," kata Ben Le Brun.
Setidaknya harga minyak dunia bisa di atas $ 30 per barel jika anggota produsen OPEC dan Rusia mengurangi pasokannya.
|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top