Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Harga daging ayam naik, sudah diprediksi

Harga daging ayam naik, sudah diprediksi

Jogjakarta-KoPi| Kelabilan kondisi ekonomi saat ini terus berdampak pada harga-harga daging. Permulaan kenaikan harga terjadi pada daging sapi, pantauan harga daging di pasar Beringharjo sekitar Rp 110-120.000 mengalami kenaikan sekitar Rp 10.000 dari harga normal Rp 105.000.

Namun setelah harga daging sapi perlahan stabil justru disusul oleh kenaikan harga daging ayam. Hal itu diprediksi oleh Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Dwi Andreas Santosa. Prof. Andreas memang tidak menyebutkan kaitan langsung antara kenaikan harga daging sapi terhadap harga daging ayam. Namun kenaikan harga daging ayam dipicu oleh kesalahan pemerintah dalam menerpakan strategi pangan.

“Kenapa harga daging ayam naik, karena kebijakan pemerintah bulan lalu, tiba-tiba pemerintah menyetop impor tambahan daging 1,35 juta ton. Dengan asusmsi ada tambahan produksi sebesar 1,6 juta ton daging untuk tahun 2015 ini,” tutur Prof. Andreas via telepon.

Kebijakan menyetop impor berakibat pada menipisnya stok daging di masyarakat. Hal tersebut yang memicu kenaikan harga daging. Seperti diungkapkan oleh Suminah (55) harga ayam kampung terus melonjak naik dari harga Rp 50.000/ Kg sekarang Rp 65.000/Kg.

“Jualan sepi, harga ayam semakin naik. Ini naik setelah lebaran. Soalnya pasokannya kurang, yang dari Bantul. Bahkan dari Bantul juga ngambil ke Terban,” tutur penjual daging ayam kampung Beringharjo ini.

Namun berbeda dengan ayam potong yang justru mengalami penurunan harga. Salah satu pedagang ayam potong pasar Beringharjo mengungkapkan harga daging Rp 32.000 sebelumnya Rp 36.000.

“ (Walaupun turun) pembeli tetap sepi, masyarakat belum tahu sudah turun,” paparnya. |Winda Efanur FS|

back to top