Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gus Ipul : Keamanan Jadi Penentu Suksesnya Pembangunan di Jatim

Gus Ipul : Keamanan Jadi Penentu Suksesnya Pembangunan di Jatim
Bojonegoro-KoPi| Keamanan jadi syarat utama yang menentukan sukses tidaknya pembangunan di Provinsi Jawa Timur. Suasana yang aman akan membuat masyarakat untuk hidup rukun berdampingan. 
Demikian  disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf saat menghadiri Halaqoh Nasional Forum Ulama Ka'bah (FUK) 2017 dengan tema 'Islam Rohmatan Lil Alamin di tengah Islam Radikal dan Terorisme' bertempat di Hotel Bonero, Kab. Bojonegoro, Minggu (17/9). 
 
Ia mengatakan, faktor keamanan lah yang selalu dititipkan dan ditekankan oleh kiai dan ulama kepada pemerintah. Ulama dan kiai berperan penting dalam terciptanya suasana yang aman dan nyaman di daerah. 
 
Saat ini, lanjut Gus Ipul sapaan akrabnya menjelaskan dunia terutama di Indonesia dihadapkan pada permasalahan sosial, hingga kenakalan remaja dan masuknya paham radikalisme. 
 
Untuk itu, dibutuhkan peran semua pihak dalam mengatasi maupun menanggulanginya termasuk lingkungan ponpes dalam memberi pengetahuan kepada masyarakat. 
 
Melihat peran kiai dan ulama dalam menciptakan suasana aman yang berdampak bagi pembangunan di daerah, pemerintah, memberi penghormatan dan penghargaan yang tinggi. 
 
"Kiai dan ulama di Jatim telah luar biasa ikut menjaga tanah air sekaligus mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Intinya, aqidah penting tapi juga harus cinta tanah air," terangnya. 
 
Ia mencontohkan, di beberapa negara seperti Myanmar terdapat suku yang memiliki aqidah tapi tidak punya tanah air. Percuma, punya aqidah tapi tidak punya negara, seperti suku rohingya di Myanmar. 
 
"Kita sedih, masih ada saudara saudara yang mendapatkan perlakuan tidak manusiawi. Itulah, pentingnya punya aqidah dan punya tanah air. Sama halnya di Syiria dan Afganistan yang terus menerus mengalami perang saudara hingga hari ini tidak selesai," tegasnya.
 
Menurutnya, kiai dan ulama telah menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dengan banyak cara. Salah satunya melalui ceramah, syair syair yang mengajak ummat untuk menghormati antar sesama. 
 
Tak hanya itu, sikap toleran, cinta tanah air dan cinta kepada Allah SWT juga terus dilakukan. "Saya mengusulkan, kepada pemerintah kiai dan ulama mendapatkan penghargaan dari negara. Mengajak untuk mencintai tanah air dan cinta kepada Allah SWT," tutupnya. (Humas Pemprov Jatim/nif). 
Surabaya, 17 September 2017 
KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
Drs. Benny Sampirwanto, M.Si.
NIP. 19650718 199003 1 005
 
back to top