Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Gus Ipul Bangga Masyarakat Jatim Rukun dan Penuh Toleransi

Gus Ipul Bangga Masyarakat Jatim Rukun dan Penuh Toleransi

Surabaya-KoPi| Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf bangga masyarakat Jatim yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras dapat hidup berdampingan dengan rukun dan penuh toleransi. Perilaku rukun dan toleran itu menjadi modal utama dalam pembangunan bangsa ini serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perilaku itu bisa kita lihat malam ini, semua kumpul bersama tanpa memandang perbedaan dalam memeriahkan Festival Bulan Purnama” kata Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat menghadiri Festival Bulan Purnama di Atlantis Land, Kenjeran Park, Surabaya, Rabu (4/10) malam.

Kumpul bersama ini, lanjut Gus Ipul, merupakan contoh bahwa persatuan dan kesatuan bangsa ini masih nyata dan kokoh ditengah-tengah masyarakat. Kita bisa saling hidup berdampingan dengan rukun, meski terdapat perbedaan keyakinan, pandangan, dan ras.

“Yang harus kita jadikan catatan bahwa saling menghormati, menghargai, dan toleransi, dan memberikan ucapan selamat adalah bagian dari tradisi bangsa Indonesia” lanjutnya.

Menurut Gus Ipul, Festival Bulan Purnama adalah tradisi dari saudara kita yang beretnis china untuk menyambut datangnya bulan purnama. Tujuannya adalah untuk mensyukuri semua yang dijalani selama setahun kebelakang, serta berdoa agar tahun depan bisa mendapat rezeki yang lebih baik dan memperoleh kebahagiaan.

“Mari kita memberikan penghormatan dan memupuk rasa kebersamaan ditengah-tengah perbedaan. Inilah inti dari festival malam ini” ujarnya.

Dahlan Iskan Puji Gus Ipul

Dalam kesempatan yang sama, CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group serta Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia Tahun 2011-2014, Dahlan Iskan mengatakan, Gus Ipul adalah sosok pemimpin yang menghargai dan menyayangi rakyatnya.

“Gus Ipul adalah pemimpin yang menghargai dan peduli dengan rakyatnya. Pemimpin seperti beliau dapat menjaga kerukunan sesama dan antar umat beragama” pujinya.

Festival Bulan Purnama Dipadati Pengunjung

Festival Bulan Purnama malam itu dihadiri tak kurang dari 15 ribu pengunjung, mereka menikmati berbagai pertunjukan yang disajikan seperti pertunjukan barongsai, drama musical berjudul chang’e flying to the moon yang dimainkan Xinzhong Youth singers, serta pelepasan seribu balon keudara.

Hadir dalam kesempatan itu, pemilik Atlantis land, Setiadji, tokoh Tionghoa Liem Ou Yen, Konjen Australia, Chris, serta pemimpin Redaksi Jawa Pos, Nurwahid. (humasjatim : adit)

back to top