Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Gus Ipul akan perkuat pendidikan agama

gus ipul

Nganjuk-KoPi| Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf yang lebih akrab disapa Gus Ipulbertekad akan memperkuat pendidikan agama di Pondok Pesantren, karena tidak mungkin hanya mengandalkan pelajaran agama di sekolah umum yang hanya beberapa jam dalam seminggu.

Hal itu disampaikan Gus Ipul – sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim Drs H saifullah Yusuf, pada Halaqoh Nyai dan Mubalighoh se Kab Nganjuk di PP Ar-rohmah Jl Amsjid Besa Al Hasan Ngronggot Kab Nganjuk, Minggu (17/12)

Menurut Gus Ipul, provinsi Jatim satu-satunya provinsi yang memikirkan madrasah diniyah, karena RA dan TPQ semua perlu dipikirkan. Akan diusulkan seua guru di Pondok diurus negara, utaanya sertifikasi.

Memimpin Jatim bukanuntuk gaya-gayaan dan bukan unjuk kepintaran tapi sebagai pemimpinharus berusaha dan kerja keras, tidak menyalahgunakan wewenang. Justru harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dan yang yang penting mendatangkan pertolongan Allah SWT melalui kebijakan mengurangi kemaksiatan.

“Perubahan akan teru berkelanjutan supaya keadilan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepada Pondok pesantren yang awalnya kecil tidak usah berkecilhati, karena para alumni akan mendirikan pondok-pondok di seluruh pelosok tanah air. Sehingga sambung menyambung tidak putus pondok satu dengan lainnya. Sehingga kalau di runtut keatas bisa sambung dengan Rosulullah SAW. (Humas Pemprov Jatim Sil).

back to top