Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Gus Ipul akan perkuat pendidikan agama

gus ipul

Nganjuk-KoPi| Wakil Gubernur Jatim Drs H Saifullah Yusuf yang lebih akrab disapa Gus Ipulbertekad akan memperkuat pendidikan agama di Pondok Pesantren, karena tidak mungkin hanya mengandalkan pelajaran agama di sekolah umum yang hanya beberapa jam dalam seminggu.

Hal itu disampaikan Gus Ipul – sapaan akrab Wakil Gubernur Jatim Drs H saifullah Yusuf, pada Halaqoh Nyai dan Mubalighoh se Kab Nganjuk di PP Ar-rohmah Jl Amsjid Besa Al Hasan Ngronggot Kab Nganjuk, Minggu (17/12)

Menurut Gus Ipul, provinsi Jatim satu-satunya provinsi yang memikirkan madrasah diniyah, karena RA dan TPQ semua perlu dipikirkan. Akan diusulkan seua guru di Pondok diurus negara, utaanya sertifikasi.

Memimpin Jatim bukanuntuk gaya-gayaan dan bukan unjuk kepintaran tapi sebagai pemimpinharus berusaha dan kerja keras, tidak menyalahgunakan wewenang. Justru harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Dan yang yang penting mendatangkan pertolongan Allah SWT melalui kebijakan mengurangi kemaksiatan.

“Perubahan akan teru berkelanjutan supaya keadilan hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kepada Pondok pesantren yang awalnya kecil tidak usah berkecilhati, karena para alumni akan mendirikan pondok-pondok di seluruh pelosok tanah air. Sehingga sambung menyambung tidak putus pondok satu dengan lainnya. Sehingga kalau di runtut keatas bisa sambung dengan Rosulullah SAW. (Humas Pemprov Jatim Sil).

back to top