Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Gunung Sangeang di NTB meletus

Gunung Sangeang di NTB meletus

Indonesia-KoPi, Satu lagi gunung api di Indonesia meletus. Gunung Api Sangeang yang berada di Nusa Tenggara Barat mengalami erupsi vulkanik dan menyemburkan abu ke angkasa. Peristiwa ini ternyata membawa dampak hingga ke Australia. Dalam sepekan ini, penerbangan di Australia agak terganggu karena abu vulkanik dari Gunung Sangeang meluncur hingga ke langit Australia.

Bandar udara Darwin, Australia, ditutup dan kini abu yang berasal dari Gunung Api Sangeang sudah mengarah ke selatan menuju wilayah Alice Springs.


Saat ini, para ahli memperkirakan bahwa keadaan ini tidak akan menimbulkan pengaruh besar di wilayah pesisir timur, namun mereka juga memperingatkan bahwa hal itu bisa saja terjadi karena Gunung Api Sangeang, yang berada di pesisir timur laut pulau Sumbawa, terus melepaskan puing-puing letusannya.


Manajer Volcanic Ash Advisory Centre di Badan Meteorologi di kota Darwin, Emile Jansons, menyatakan bahwa kumpulan awan dari letusan Gunung Api Sangeang  terus menyebar menuju kearah selatan. Awan abu vulkanik yang mengandung partikel yang sangat halus dari batu-batuan yang lumat menjadi kerikil. Kerikil ini sangat keras, kasar dan dapat menyebabkan kerusakan pada badan, mesin dan jendela  pesawat.


(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au


back to top