Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Gubenur DIY: Aparatur Sipil Negara harus netral

Sleman-KoPi| Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menghimbau Aparatur Sipil Negara (ASN)agar tetap netral dalam menggunakan hak pilihnya.

Pilkada serentak esok hari pada tanggal 15 Februari 2017, memang dirasa perlu diberi pengawasan penuh khususnya pada ASN. Oleh karena itu Sultan menghimbau pada Pegawai Negeri Sipil agar tidak memihak yang nantinya mengarah ke bagian campaign salah satu pasangan calon (Paslon) wali kota.

"Pegawai negeri tidak boleh memihak walaupun punya hak pilih, tapi tidak boleh menjadi bagian campaign dari salah satu pihak," himbaunya ketika diwawancarai dalam kunjungan di UGM,Selasa (14/2).

Selain terkait dengan ketidaknetralan ASN, Sultan juga memperingatkan serangan fajar selama pilkada berlangsung. Serangan fajar seperti ini juga dirasanya sulit diprediksi dan mungkin segelintir kalangan tertentu yang dapat memprediksi, seperti kepolisian atau badan intelijen.

Sultan berharap untuk pilkada besok agar berjalan lancar dan tenang tanpa kejadian di DIY. Masyarakat dihimbau agar menggunakan hak pilihnya dengan benar tanpa terpengaruh satu pihak pun, serta tidak melakukan golput.

"Pelaksanaan Pilkada besok tenang, pulang tenang, serta tidak ada sesuatu hal di Yogyakarta, jangan sampai ada serangan fajar. Selama ini pilkada tidak ada masalah," pungkasnya. |Syidiq Syaiful Ardli|

back to top