Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

KoPi|Pejabat Alphabet, termasuk co-founder Sergey Brin, dan perwakilan dari perusahaan Indonesia Telkomsel, XL Axiata Tbk PT (EXCL.JK) dan Indosat Tbk PT (ISAT.JK) menandatangani perjanjian pada Rabu 28 Oktober 2015.
Proyek ini menerbangkan balon bertenaga surya 16.000 kaki (5.000 meter) ke udara untuk memberikan akses Internet melalui sinyal frekuensi radio ke antena terhubung dengan bangunan di tanah.

Proyek Loon adalah bagian dari divisi X rahasia perusahan Alphabet, di mana percobaan perusahaan dengan telah dilakukan jauh-jauh hari. Proyek teknologi ini dijuluki "moonshots" seperti teknologi mobil self-driving nya.

Alfabet dan mitranya akan mengerahkan ratusan balon pada tahun 2016. Untuk menentukan di mana kesenjangan dalam layanan komunikasi sebelum layanan skala penuh diluncurkan.

Sebelumnya perusahaan teknologi AS telah melakukan uji coba di Brazil, Selandia Baru dan Australia, tetapi dengan hanya satu operator.

Wakil Presiden Mike Cassidy mengatakan kemitraan dengan Indonesia menandai pertama kalinya ia akan mengirim sinyal dari beberapa perusahaan telekomunikasi melalui balon tunggal.

“Cara yang lebih murah untuk menawarkan layanan Internet, terutama untuk menjagkau daerah yang memiliki "hutan  dan pulau-pulau seperti Indonesia,” kata Cassidy.

Cassidy menambahkan perusahaan telekomunikasi akan menggunakan masa percobaan untuk menentukan harga dan penagihan sementara Google berhasil masalah teknis.
|reuters.com |Winda Efanur FS|

back to top