Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

Google dan 3 perusahaan telekomunikasi Indonesia terbangkan balon 'internet'

KoPi|Pejabat Alphabet, termasuk co-founder Sergey Brin, dan perwakilan dari perusahaan Indonesia Telkomsel, XL Axiata Tbk PT (EXCL.JK) dan Indosat Tbk PT (ISAT.JK) menandatangani perjanjian pada Rabu 28 Oktober 2015.
Proyek ini menerbangkan balon bertenaga surya 16.000 kaki (5.000 meter) ke udara untuk memberikan akses Internet melalui sinyal frekuensi radio ke antena terhubung dengan bangunan di tanah.

Proyek Loon adalah bagian dari divisi X rahasia perusahan Alphabet, di mana percobaan perusahaan dengan telah dilakukan jauh-jauh hari. Proyek teknologi ini dijuluki "moonshots" seperti teknologi mobil self-driving nya.

Alfabet dan mitranya akan mengerahkan ratusan balon pada tahun 2016. Untuk menentukan di mana kesenjangan dalam layanan komunikasi sebelum layanan skala penuh diluncurkan.

Sebelumnya perusahaan teknologi AS telah melakukan uji coba di Brazil, Selandia Baru dan Australia, tetapi dengan hanya satu operator.

Wakil Presiden Mike Cassidy mengatakan kemitraan dengan Indonesia menandai pertama kalinya ia akan mengirim sinyal dari beberapa perusahaan telekomunikasi melalui balon tunggal.

“Cara yang lebih murah untuk menawarkan layanan Internet, terutama untuk menjagkau daerah yang memiliki "hutan  dan pulau-pulau seperti Indonesia,” kata Cassidy.

Cassidy menambahkan perusahaan telekomunikasi akan menggunakan masa percobaan untuk menentukan harga dan penagihan sementara Google berhasil masalah teknis.
|reuters.com |Winda Efanur FS|

back to top