Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Gila, penjualan minyak ISIS capai 3 juta $ per hari

Gila, penjualan minyak ISIS capai 3 juta $ per hari

Irak-KoPi, Militan ISIS mengestimasi mendapatkan 3 juta dolar per hari dari hasil penjualan minyak mentahnya di daerah kekuasaan yang mereka dapat di Irak dan Syria di pasar gelap, para ahli mengatakan.

Militan ISIS telah menguasai sejumlah daerah lahan minyak di Irak dan Syria lebih dari sebulan lalu, dan sekarang mereka menjual minyak mentah tersebut untuk membiayai “khilafah” yang telah mereka deklarasikan.

Analisis menduga bahwa minyak yang berasal dari daerah kekuasaan ISIS dijual separuh harga di bawah harga internasional.

Pejabat industri minyak mengestimasi bahwa ISIS mendapatkan 3 juta dolar per hari dari penjualan minyaknya.

Tapi Amerika Serikat menduga kelompok militan tersebut mendapatkan 3 juta dolar per hari dari hasil penjualan minyaknya.

“Mereka menjual minyaknya seharga 30$ per barel karena mereka memasarkan di pasar gelap (black marker). Itu tidak sesuai dengan harga standar minyak internasional, yang mencapai 100$ lebih per barel,” Ujar Theodore Karasik, direktur konsultan dan penelitian di Institute for Near East and Gulf Militaru Analysis, kepada ABC News.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top