Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Gerhana bulan total 2014

Gerhana bulan total 2014

KoPi, Orang-orang yang ada di bagian Amerika dan Asia bangun untuk melihat gerhana bulan total pada hari Rabu pagi hari, yang juga dikenal sebagai ‘bulan darah’.

Gerhana total tersebut adalah gerhana kedua dari empat selama periode 2 tahun mulai 14 April hingga 28 September 2014.

Gerhana tersebut mulai jam 8 am GMT, dan mencapai gerhana total pada jam 10.35 am GMT.

Bulan darah tersebut bisa dilihat di beberapa bagian di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia Timur, dan Australia, sedangkan daerah lain diberikan layanan untuk melihat gerhana oleh Nasa via live streaming.

Tony Philips, seorang astronomi bersama SpaceWeather.com, mengatakan bahwa warna kemerah-merahan tersebut terjadi saat gerhana bulan karena kita melihat matahari terbenam dan terbit pada waktu yang sama.


(Fahrurrazi)
Sumber: The Independent

back to top