Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Gempa 7,8 skala richter mengguncang Nepal

Gempa 7,8 skala richter mengguncang Nepal

New Delhi -KoPi|  Gempa berkekuatan 7,8 skala richter mengguncang Nepal pada Sabtu  ini. Gempa telah meruntuhkan pusat kota bersejarah dan menjebak para wisatawan di menara  setinggi 200-kaki yang hancur menjadi tumpukan batu bata.

Seorang juru bicara Nepal Depan Kementerian, Laxmi Prasad Dhakal, mengatakan korban tewas sekitar 686, hampir semua di lembah sekitar Katmandu, dan ribuan orang telah terluka. Getaran gempa yang dirasakan di seluruh India utara.

Penyebab gempa berasal dari longsoran besar di Gunung Everest. Menurut pejabat di departemen pariwisata Tulasi Prasad Gautam, seorang negara. Sebanyak dua orang tewas saat mendaki. dan delapan orang terluka parah.
 
Gempa terjadi tepat sebelum tengah hari. Warga Katmandu lari tunggang langgang menghidari gempa. Seketika awan debu muntah, jalan-jalan retak menganga lebar.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat secara historis wilayah ini telah menjadi situs dari gempa bumi terbesar di Himalaya. Sebelumnya gempa 2005 di Kashmir dan gempa bumi di Kangra 1905 mengakibatkan korban tewas lebih dari 100.000 orang.|NY|Winda Efanur FS|

back to top