Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Gelar Pekan Seni Anak 2015 di TBY

Gelar Pekan Seni Anak 2015 di TBY

Jogja-KoPi| Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menggelar Pekan Seni Anak bertempat di ruang pameran dan  Hall TBY mulai 6-11 Oktober 2015 ini. Acara secara resmi akan dibuka oleh Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Drs. Diah Tutuko Suryandaru, Selasa (6/10/2015) pukul 15.30 WIB.

Pekan Seni Anak TBY ini merupakan presentasi karya peserta bimbingan seni anak yang dilakukan TBY. Digelar setahun sekali, Pekan Seni Anak ini menampilkan Pameran Seni Rupa hasil karya anak-anak mulai dari usia PAUD, TK dan SD.

Selain itu pada pembukaan kali ini juga digelar pergelaran ansambel dan paduan suara di Hall TBY mulai pukul 16.00 WIB.

Panitia acara, Sri Wahyuni menyatakan sejak tahun 2003 TBY rutin menggelar bimbingan seni kepada anak- anak dari berbagai daerah di DIY setiap seminggu sekali. Bimbingan seni itu meliputi berbagai bidang seni mulai dari tari, seni rupa, teater, musik, vokal dsb. 

"Setiap tahun kita menggelar presentasi untuk mereka. Ada 200-an anak yang memamerkan karya mereka baik lewat pameran maupun pentas di TBY. Pameran dan pentas ini terbuka untuk umum atau gratis," katanya.

Ia menyatakan Taman Budaya sebagai salah satu laboratorium seni diharapkan dapat menjadi wadah atau ruang bagi anak untuk berkreasi. "Hal itu kita lakukan lewat bimbingan seni. Tujuannya agar mereka lebih mencintai dan mengapresiasi seni sejak dini," katanya. 

Pekan Seni Anak ini ditujukan sebagai wahana sosialisasi dari hasil bimbingan dan pelatihan Art for Children (AFC) di Taman Budaya Yogyakarta. Dalam kegiatan AFC anak anak diberi kebebasan dalam berekspresi sehingga terbuka ruang dialogis untuk lebih menekankan kepada tumbuhnya kecintaan anak terhadap seni dan kebudayaan secara luas.(*)

 

back to top