Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

KoPi-Amerika Serikat, Para gay dan banci seharusnya jangan diberikan ruang dalam dunia pertelevisian khususnya dalam acara “The Bachelor” karena itu “sangat berat untuk ditonton,” menurut bintang tamu terakhir di acara ABC.

Menurut New York Post, Juan Pablo Galavis, 32, menyatakan bahwa dia menghormati orang-orang yang homoseksual – tapi dia mengatakan menempatkan mereka dalam acara televisi bisa menjadi contoh yang tidak baik bagi anak-anak.

“Mereka adalah orang yang tidak wajar menurut akal. Bagi saya, kemunculan mereka di acara tersebut sangat tidak enak di tonton dan berat,” dia mengatakan dalam sebuah interview.

Produser acara tersebut kemudian mengatakan bahwa pernyataan dia “sembarangan, tidak punya pikiran dan tidak punya perasaan.” Bintang sepak bola dari Venezuela tersebut kemudian minta maaf di Facebook – menyatakan bahwa dia tidak bermaksud menggunakan kata “pervert” yang berarti tidak wajar.”

“Semua orang tahu jika Bahasa Inggris adalah bahasa kedua saya,” dia menuliskan. “Yang saya maksud dalam perkataan saya ialah bahwa para gay lebih penuh kasih sayang dan hebat… ini bisa menjadi sangat cabul.”


Sumber: News.com.au

back to top