Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

Gay dan Banci di TV tidak baik bagi anak-anak, Kata Juan Pablo

KoPi-Amerika Serikat, Para gay dan banci seharusnya jangan diberikan ruang dalam dunia pertelevisian khususnya dalam acara “The Bachelor” karena itu “sangat berat untuk ditonton,” menurut bintang tamu terakhir di acara ABC.

Menurut New York Post, Juan Pablo Galavis, 32, menyatakan bahwa dia menghormati orang-orang yang homoseksual – tapi dia mengatakan menempatkan mereka dalam acara televisi bisa menjadi contoh yang tidak baik bagi anak-anak.

“Mereka adalah orang yang tidak wajar menurut akal. Bagi saya, kemunculan mereka di acara tersebut sangat tidak enak di tonton dan berat,” dia mengatakan dalam sebuah interview.

Produser acara tersebut kemudian mengatakan bahwa pernyataan dia “sembarangan, tidak punya pikiran dan tidak punya perasaan.” Bintang sepak bola dari Venezuela tersebut kemudian minta maaf di Facebook – menyatakan bahwa dia tidak bermaksud menggunakan kata “pervert” yang berarti tidak wajar.”

“Semua orang tahu jika Bahasa Inggris adalah bahasa kedua saya,” dia menuliskan. “Yang saya maksud dalam perkataan saya ialah bahwa para gay lebih penuh kasih sayang dan hebat… ini bisa menjadi sangat cabul.”


Sumber: News.com.au

back to top