Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Game ini bisa menyembuhkan 'mata malas'

Game ini bisa menyembuhkan 'mata malas'

KoPi| Menurut sebuah studi baru, anak-anak dengan mata "malas" yang diujicobakan dengan game ponsel menunjukkan perkembangannya selama satu tahun penuh.

Mata "malas" dalam medis dikenal sebagai amblyopia, terjadi ketika mata tidak bisa fokus dengan jelas. Kadang-kadang disebabkan oleh mata seseorang yang sejajar.
Biasanya penderita  dianjurkan untuk memakai patch over the "strong" eye, untuk memaksa penggunaan mata amblyopic atau mata lemah," kata Eileen Birch, penulis senior studi tersebut. Alat Patching the strong eye ini memaksa otak untuk bekerja pada mata yang lemah.

Dalam studi baru, para peneliti mengawasi anak-anak yang diberi treatment amblyopia games di iPad. Games ini akan memandu anak-anak bermain dengan pengaturan warna dan kontras games, sehingga dapat melatih mata anak-anak  untuk bekerja bersama-sama.

Setelah beberapa minggu, para peneliti menemukan anak-anak yang bermain games, ketajaman visualnya meningkat, mereka dapat melihat detail yang lebih banyak. Tim peneliti lain juga menemukan peningkatan ketajaman visual di kalangan orang dewasa.

Selama studi pertama, para peneliti menemukan bahwa peningkatan visual anak-anak tetap stabil selama tiga bulan setelah mereka selesai pengobatan. Studi baru, yang dilaporkan dalam JAMA Ophthalmology, menemukan peningkatan berlangsung selama satu tahun penuh. |Nurul K | Foxnews.com|

back to top