Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Gajah ini diracun sianida, untuk diambil gadingnya

Gajah ini diracun sianida, untuk diambil gadingnya

KoPi| Penjaga binatang di Zimbabwe telah menemukan sisa-sisa bangkai dari 26 gajah yang dibunuh oleh pemburu liar. Gajah-gajah itu diduga dibunuh dengan racun sianida. Hal ini merupakan modus baru pembunuhan gajah, untuk diambil taringnya.

Selain itu kematian gajah, juga ditemukan di dua lokasi terpisah di Hwange National Park. Sehingga total gajah yang tewas di wilayah tersebut sebanyak 40 ekor.

Dari kejadian ini pihak berwenang semakin meningkatkan patroli di taman nasional. Upaya membendung terjadinya pembunuhan gajah. Sementara suara vokal terus dilantangkan oleh para aktivis, pembunuhan gajah menjadi masalah besar yang harus diselesaikan oleh pemerintah.

Juru bicara taman nasional, Caroline Washaya Moyo mengatakan 14 gading ditemukan dari gajah-gajah yang diracun sianida.

Di sisi lain pendiri Bhejani Trust, Trevor Lane optimis adanya patroli yang semakin ketat akan menyulitkan pergerakan mereka. “Pemburu mungkin terganggu oleh penjaga berpatroli,” jelasnya.

Racun Sianida
Pekan lalu, lembaga taman melaporkan bahwa 14 ekor gajah diracun oleh sianida di dalam tiga insiden terpisah. Pada 2013, sebanyak 300 ekor gajah mati di taman Hwange setelah pemburu mencampurkan panci garam makanan gajah dengan sianida.

Sementara Menteri Lingkungan Hidup Oppah Muchinguri menyalahkan larangan olahraga berburu Amerika Serikat. 'Semua perburuan ini adalah karena kebijakan Amerika, mereka melarang olahraga berburu. 'Gajah dikenakan biaya $ 120.000 dalam olahraga berburu tapi turis membayar hanya $ 10 untuk melihat gajah yang sama, menambahkan uang dari olahraga berburu sangat penting dalam upaya konservasi," katanya. |www.dailymail.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top